Suara.com - Membawa anak asuhnya merengkuh gelar All England 2018 tidak membuat Herry Iman Pierngadi puas. Pelatih ganda putra bulu tangkis Indonesia itu menantang Kevin Sanjaya Sukamulyo/Marcus Fernaldi Gideon untuk bisa merengkuh hat-trick juara di ajang All England 2019 nanti.
"Saya sebagai pelatih tidak mau puas, tantangan lagi kepada Kevin/Marcus untuk mempertahankan hat-tricknya ditahun depan. Saya berharap mereka bisa hat-trick di 2019 nanti," harap Harry IP didepan awak media, Selasa (20/3/201).
Kevin/Marcus sukses mempertahankan gelar All England 2018. Raihan itu mengukir ulang sejarah 22 tahun silam, saat pasangan ganda putra Indonesia, Ricky Subagdja/Rexy Maniaky sukses memenangi turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu secara beruntun pada 1995,1996.
Bermain di cuaca dingin di Birmingham, Inggris. Ganda putra nomor satu dunia itu tetap mampu tampil apik guna mengandaskan perlawanan duo Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan skor 21-18 dan 21-17.
Coach Herry menilai, sukses Kevin/Marcus mempertahankan gelar, tak lepas dari kerja keras pemain dan tim serta peran dari semua pihak. Lanjutnya, tanpa itu semua, tak akan ada Kevin/Marcus yang seperti sekarang.
"Ini adalah hasil kerja keras tim. Tanpa kerjasama yg baik tidak bisa menghasilkan Kevin/Marcus yang seperti sekarang," tambahnya.
Berita Terkait
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko