Suara.com - Sebastian Vettel akui mobil Ferrari SF71H yang dikemudikannya masih kalah cepat dari rivalnya Mercedes. Untuk itu, dia berharap timnya bisa mereduksi ketertinggalan ini pada balapan seri kedua Formula 1 (F1) di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (8/4/2018).
Secara spesifik, Vettel mengatakan, mobilnya tertinggal 0,3 hingga 0,4 detik dari Mercedes. Data itu didapatnya setelah melihat perbandingan hasil tes dan balapan seri pertama di Melbourne, Australia, 25 Maret lalu.
"Kami cukup memiliki orang-orang pintar yang memahami bahwa kami belum cukup cepat," kata Vettel pada konferensi pers jelang balapan di Bahrain, Kamis (5/4/2018), dikutip dari situs resmi F1, Jumat (6/4/2018).
"Mercedes sangat cepat. Jika Anda memperhatikan kecepatan mereka, baik saat tes dan balapan pertama, sangat jelas Mercedes lebih cepat, mungkin selisihnya 0,3 atau 0,4 detik dari kami," lanjut Vettel.
"Tentu saja kami butuh kecepatan untuk meraih kemenangan. Saya optimis kami bisa melakukannya. Saya merasa mobil kami musim ini juga punya potensi. Kami harus membuat progres dan secepat mungkin memangkas selisih kecepatan agar bisa berjuang meraih banyak kemenangan seperti yang kami lakukan di banyak balapan tahun lalu," pungkas Vettel.
Sebastian Vettel sukses memenangi seri pertama di Australia dengan keunggulan 5,036 detik dari pebalap Mercedes, Lewis Hamilton.
Kimi Raikkonen melengkapi dominasi Ferrari di Australia setelah berhasil meraih podium ketiga.
Musim lalu Vettel berhasil menjuarai GP Bahrain. Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga baginya di Sirkuit Sakhir setelah sebelumnya di tahun 2012 dan 2013 saat masih bersama Red Bull.
Baca Juga: Menangi Seri Pembuka F1 2018, Ini Komentar Sebastian Vettel
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus