Suara.com - Pasangan ganda putra senior Indonesia, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan berhasil lolos dari kualifikasi Badminton Asia Championship (BAC) 2018. Di babak utama nanti, keduanya akan melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho / Seo Seung Jae.
Asisten pelatih ganda putra Indonesia, Thomas Indratjaja, pun berharap Hendra / Ahsan mampu tampil taktis saat melawan pasangan muda seperti Kim / Seo.
"Dengan pengalaman mereka, mudah-mudahan bisa mengatasi lawan yang merupakan pemain muda. Asalkan Hendra / Ahsan main normal, saya rasa ada peluang menang," ungkap Thomas, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (24/4/2018).
Lebih lanjut, Thomas meminta anak asuhnya untuk bermain santai dan lebih mengandalkan permainan skill. Sebab, pasangan muda Korea Selatan dinilai punya fisik kuat dan diprediksi akan bermain keras.
"Menghadapi pasangan Korea yang tipe mainnya keras dan kencang, jangan dilawan main keras juga tetapi lebih diatur. Jangan maksa adu power dengan pemain Korea, karena mereka bagus di situ, lebih banyak main skill saja," tambahnya.
Turnamen Badminton Asia Championship (BAC) 2018 akan menjadi salah satu ajang penilaian bagi ganda putra Indonesia terkait persiapan jelang keikutsertaan di Piala Thomas 2018.
Dalam BAC yang digelar pada 24-29 April 2018 di Wuan, China tersebut, The Daddies --julukan pasangan Hendra/Ahsan-- menargetkan lolos ke semifinal.
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan