Suara.com - Jadwal pertarungan yang cukup padat menanti petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan. Usai memukul KO Pavel Malikov akhir pekan lalu, Daud dijadwalkan kembali naik ring pada pertengahan tahun ini.
Hal ini disampaikan pemilik Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, selaku promotor tinju Daud Yordan. Okto mengatakan kemungkinan petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu akan naik ring pada Juni atau Juli mendatang.
"Daud siap untuk menuju perjalanan atau jenjang lebih tinggi lagi. Awalnya kami sudah menyiapkan pertarungan di bulan Juli. Tapi, setelah melihat hasil pertarungan kemarin, akhirnya kami memutuskan untuk mengevaluasi ulang," ujar Okto ditemui di sebuah acara di Jakarta, Rabu (25/4/2018).
"Pertarungan selanjutnya Daud kalau tidak bulan Juni ya Juli," lanjut Okto yang juga menjabat ketua umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).
Lebih jauh, Okto menyampaikan pihaknya berencana bertemu dengan partner promotornya dari Spanyol, Chico Guapo Promotions, bulan depan untuk membahas tentang lawan dan tempat pertarungan Daud Yordan selanjutnya.
"Kemungkinan Daud akan latihan lagi ke Spanyol. Duel Juli atau Juni harus lebih menarik dari yang kemarin--pertarungan melawan Malikov," ungkap Okto.
"Saya melihat Daud sudah siap melawan siapapun," pungkas Okto.
Sementara itu, disela-sela acara yang sama, Presiden Direktur Mahkota Promotion, Gustiantira Alandy mengatakan, kemungkinan besar Daud Yordan kembali naik ring pada Juli mendatang.
Baca Juga: Daud: Kemenangan Ini Saya Persembahkan untuk Bangsa Indonesia
Tira menjelaskan untuk kembali bertarung Daud setidaknya membutuhkan persiapan kurang lebih tiga bulan agar bisa prima dalam pertarungannya.
"Kalau dilihat sekarang yang sudah bulan April, kemungkinan memang bulan Juli Daud baru bisa naik ring kembali. Karena untuk persiapan dia butuh tiga bulan," ujar Tira.
"Tapi, komunikasi kami tentang lawan dan tempat Daud bertarungan berikutnya sudah kami mulai dari sekarang," sambungnya.
"Saya dan Erik (Alonso, perwakilan Chico Guapo Promotions) sudah intens berkomunikasi tentang rencana pertarungan Daud ke depannya," Tira menambahkan.
Daud Yordan memukul KO Pavel Malikov di ronde kedelepan, dalam duel bertajuk "WBA Eliminator" dan memperebutkan sabuk tinju juara kelas ringan WBO Intercontinental dan WBA Asia di DIVS, Ekaterinburg, Rusia, Minggu (22/4/2018) lalu.
Berita Terkait
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
Awal Musim Sempurna, Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup India
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis