Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie sukses mengikuti jejak kompatriotnya Tommy Sugiarto melaju ke babak kedua New Zealand Open pada, Rabu (2/5/2018).
Tommy yang menjadi unggulan keenam di turnamen level BWF World Tour Super 300 ini, lebih dulu lolos usai menyingkirkan wakil India, Subhankar Dey, di babak pertama.
Bermain di North Shore Events Centre, Auckland, mantan atlet pelatnas PBSI itu menang dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-10.
Kemenangan straight game juga diraih Jonatan Christie kala menghadapi pebulutangkis tunggal putra Cina, Zhao Junpeng.
Sempat tertinggal 0-2 diawal-awal game pertama, Jonatan membalikkan keadaan setelah mencetak lima poin beruntun.
Zhao mencoba mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul dengan menuntup interval game pertama dengan keunggulan tipis 11-10.
Jonatan kembali bangkit selepas interval game pertama dan menyudahi laga dengan kemenangan 21-19.
Di game kedua, Jonatan yang menjadi unggulan kedua, lebih mendominasi permainan dan menutup pertandingan dengan skor 21-10.
Baca Juga: Susy Minta Kevin Cs Fokus Satu per Satu di Piala Thomas & Uber
Sayangnya, langkah Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto lolos ke babak kedua New Zealand 2018 belum mampu diikuti tiga wakil Indonesia lainnya, Sony Dwi Kuncoro, Vicky Angga Saputra dan Firman Abdul Kholik.
Sony takluk dari unggulan kelima asal India, Sameer Verma, 8-21 dan 10-21. Sedangkan, Vicky belum mampu mengalahkan Koki Watanabe (Jepang) setelah menyerah 13-21 dan 14-21, dan Firman kalah dari Heo Kwang Hee (Korsel) lewat pertarungan rubber game, 21-18, 17-21 dan 16-21.
Berita Terkait
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko