Sport / Arena
Sabtu, 05 Mei 2018 | 08:41 WIB
Sprinter nasional Yaspi Boby. [Facebook@Yaspi Boby]

Kondisi psikis Yaspi sendiri sempat terguncang akibat kekagalan mengikuti TC di Santa Barbara, AS.

Tigor pun memaklumi hal itu, dan berharap kesulitan yang dihadapi pelari 30 tahun itu bisa menjadi bahan bakar untuk kembali bangkit dan berlatih lebih keras.

"Hati dia mungkin sedikit sedih tak jadi berangkat. Dia sedikit down karena tak bisa ikut ke Amerika. Bukan berarti ini sudah jadi akhir dari semuanya," kata Tigor.

"Itulah dunia olahraga, jika usia kita semakin lanjut, kita harus berlatih lebih keras dan lebih siap. Ini yang dihadapi Yaspi Boby. Saya tak bilang dia kehilangan peluang. Terutama di tim 4x100 putra kan dia menjadi pelari terakhir, jadi mari kita lihat (komposisinya di Asian Games nanti)," tandas Tigor.

Saat ini, selain Yaspi Boby, tim estafet 4x100 putra telah diisi oleh para sprinter muda, yakni Fadlin, Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kartanegara.

Load More