Suara.com - Pebalap Monster Yamaha Tech3, Hafizh Syahrin mengakui kecelakaan di Katalunya, Spanyol beberapa waktu lalu membuatnya tak bisa tampil maksimal dalam sesi latihan bebas (free practice/FP) di Sirkuit Jerez Angel Nieto, Spanyol, Jumat (4/5/2018).
Syahrin mengalami kecelakaan saat berlatih sepeda gunung di Katalunya, Senin (30/4/2018). Dari unggahan foto di Instagram-nya, terlihat paha bagian kiri pebalap Malaysia itu mengalami luka dan sedikit pendarahan.
Pada dua latihan bebas awal di Sirkuit Jerez Angel Nieto, rookie asal Malaysia itu mencatatkan hasil kurang baik.
Syahrin bahkan menempati posisi paling buncit alias posisi 25 di latihan bebas pertama dengan catatan waktu 1 menit 42,074 detik, terpaut 2,806 detik dari pebalap Ducati, Andrea Dovizioso yang meraih posisi teratas.
Pada sesi latihan bebas kedua, Syahrin mampu mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 40,488 detik. Meski begitu, catatan waktu tersebut hanya mampu menempatkannya di posisi ke-23.
Hafizh pun mengakui kecelakaan itu cukup berdampak bagi penampilannya. Menurutnya, luka dipaha bagian kiri membuatnya kurang nyaman dalam menunggang kuda besi YZR-M1.
"Saya merasa sangat baik dengan motor, tapi kondisi saya belum mencapai 100 persen, karena saya masih merasakan sakit pada bagian paha sebelah kiri," kata Syahrin seperti dilansir dari laman resmi Monster Yamaha Tech3, Sabtu (5/5/2018).
Pebalap yang hari ini genap berusia 24 tahun itu mengaku cukup kesulitan mengendarai YZR-M1 dengan kondisi cedera yang belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: Kritik Performa Yamaha M1, Rossi: Kami Cukup Menderita
Namun, lanjut Hafizh, dirinya akan terus bersiap sambil mengambil istirahat sejenak agar bisa tampil baik pada sesi latihan bebas dan kualifikasi MotoGP Spanyol yang akan dilangsungkan, Sabtu sore.
"Jadi saya mencoba mendapat kepercayaan diri saat mengendarai M1 dengan cidera ini, dan tentu saya akan mencari posisi terbaik untuk mengendalikan tenaga motor," ujar Syahrin.
Berita Terkait
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus