Suara.com - Tunggal putra nasional, Anthony Sinisuka Ginting gagal menyumbang poin bagi Indonesia dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup B Piala Thomas 2018, Rabu (23/5).
Turun di partai pembuka, Anthony takluk dua game langsung atas tunggal pertama Korea Selatan, Son Wan Ho, dengan skor 20-22 dan 20-22.
Sejatinya, Anthony tak bermain buruk dalam pertandingan yang berlangsung di IMPACT Arena, Bangkok, Thailand.
Baca Juga: Setahun Mengenang Nicky Hayden, Ini Kicauan Rossi
Pebulutangkis asal Cimahi, Jawa Barat itu bahkan berpeluang merebut kemenangan setelah unggul 19-15 di game pertama dan 19-16 di game kedua.
Namun, banyaknya kesalahan yang dilakukan Anthony, khususnya ketika sedang memimpin di poin-poin kritis, membuat kemenangan yang sudah didepan mata sirna begitu saja.
"Yang bikin saya enggak bisa menyelesaikan game tadi karena banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Anthony usai laga, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (23/5/2018).
Baca Juga: Ini Para Pebalap MotoGP yang Pernah Jajal Sensasi Jet Darat F1
Tunggal putra 21 tahun itu pun mengakui permainannya tak konsisten. Dirinya terpancing dengan permainan lawan.
"Dari pikiran saya, kalau sudah leading gitu malah jadi enggak konsisten seperti saya main di awal. Saya malah terpancing buat menyerang, dimana kalau saya serang dia mainnya jadi enak," kata Anthony.
Kekalahan ini membuat rekor pertemuan Anthony dan Son Wan Ho menjadi 1-2 setelah keduanya tercatat pernah saling mengalahkan pada tahun lalu.
Berita Terkait
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field
-
Jelang Debut di Piala Uber 2026, Febi Setianingrum: Tegang, Tapi Saya Yakin
-
Adaptasi Shuttlecock Cepat Jadi Fokus Tim Indonesia Jelang Piala Thomas & Uber 2026
-
Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator
-
Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2