Suara.com - Tim Uber Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala Uber 2018. Kondisi ini menyusul kekalahan dari tuan rumah Thailand di perempat final, Kamis (24/5/2018).
Bermain di Impact Arena, Bangkok, Greysia Polii dan kawan-kawan takluk 2-3 dari anak-anak Negeri Gajah Putih.
Hasil ini membuat tim Uber Indonesia untuk keempat kalinya berturut-turut gagal lolos ke semifinal Piala Uber.
Baca Juga: Fitriani Tak Kuasa Hadapi Intanon, Indonesia Tertinggal 0-1
Terakhir kali, srikandi-srikandi Merah Putih lolos ke semifinal turnamen beregu dua tahunan ini, yakni pada 2010 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kala itu, tim Uber Indonesia yang diperkuat, diantaranya Greysia Polii dan Liliyana Natsir, dihentikan Cina dengan skor 0-3, yang akhirnya keluar sebagai juara Piala Uber 2010.
Dalam laga melawan Thailand hari ini, Indonesia lebih dulu tertinggal setelah Fitriani takluk dua game langsung dari tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, 8-21 dan 7-21.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang turun sebagai ganda pertama, berhasil menyamakan kedudukan usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, 21-11 dan 21-16.
Asa tim Uber Indonesia sempat meningkat setelah Gregoria Mariska Tunjung mampu mengalahkan tunggal kedua tuan rumah, Nitchaon Jindapol, 21-10 dan 22-20.
Thailand yang diuntungkan karena lebih didukung penonton, mampu menyamakan skor menjadi 2-2.
Hasil ini berkat kemenangan yang ditorehkan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai dengan mengalahkan ganda kedua Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, 22-20 dan 21-12.
Di partai penentuan, Indonesia menurunkan Ruselli Hartawan. Sayang, Pebulutangkis berusia 20 tahun ini belum mampu mewujudkan obsesi tim Uber Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Serial Thailand Girl From Nowhere Dapat Remake Jepang untuk Pertama Kali
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games