Suara.com - Tim Pons Racing Moto2 resmi 'memecat' pebalapnya, Hector Barbera, akibat mabuk saat berkendara di jalan raya Valencia, Spanyol, pekan lalu.
Pihak kepolisian setempat sempat memberhentikan mobil yang dikendarai Barbera karena dicurigai dalam keadaan mabuk saat mengemudi.
Setelah dilakukan tes kadar alkohol, hasilnya menunjukkan telah melebihi batas hukum.
Baca Juga: Catat! Mulai Akhir Juni Tiket Asian Games Sudah Bisa Dibeli
Mantan pebalap MotoGP itu pun divonis 22 hari melakukan kegiatan layanan masyarakat, dan SIM-nya ditangguhkan selama setahun.
"Menyusul peristiwa terbaru di Valencia yang melibatkan pebalap Hector Barbera pada 7 Juni 2018 malam - 8 Juni 2018, Pons Racing dan Hector Barbera sepakat mengakhiri kontrak kerja sama untuk musim 2018," demikian pernyataan yang disampaikan pihak Pons Racing.
"Pons Racing ingin berterima kasih kepada Hector Barbera atas jasanya dan mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan," tambahnya.
Sebagai pengganti Barbera, pihak Pons Racing telah menunjuk pebalap muda Spanyol, Augusto Fernandez. Rider berusia 21 tahun itu akan turun di seri ketujuh Moto2 Catalunya, Minggu (17/6/2018).
"Mulai hari Kamis, Fernandez akan berseragam Pons HP 40 dan akan memulai debutnya pada latihan bebas pertama di hari Jumat," tulis pihak Pons di laman resmi mereka, Senin (11/6/2018).
Baca Juga: Menyedihkan, Pebalap Muda Moto3 Meninggal Usai Kecelakaan
Hector Barbera sempat delapan musim berkarier di kelas MotoGP dari tahun 2010 hingga 2017, memperkuat sejumlah tim, diantaranya Pramac Racing dan Avintia Racing.
Di musim 2018, dia memutuskan turun ke kelas Moto2 dengan memperkuat tim Pons Racing. Dari enam seri yang telah bergulir, prestasi terbaik Barbera hanyalah finis ke-11 pada seri kelima di Le Mans, Prancis, 20 Mei 2018.
Berita Terkait
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Akhir Sebuah Era: Quartararo Dikabarkan Pilih Honda, Yamaha Ditinggalkan karena Lambat?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia