Otomotif / Motor
Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:25 WIB
Paddock MotoGP Geger! Fabio Quartararo Dikabarkan Membelot ke Honda (Instagram)
Baca 10 detik
  • Quartararo tolak perpanjangan kontrak Yamaha, pilih gabung Honda mulai musim 2027.
  • Progres teknis Honda di bawah Romano Albesiano jadi kunci keputusan El Diablo.
  • Jorge Martin dikabarkan jadi target utama Yamaha untuk gantikan posisi Quartararo.

Suara.com - Kabar yang mengguncang dunia balap motor kembali mencuat. Sosok juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, dilaporkan telah mengambil keputusan besar terkait masa depannya di lintasan. Tidak lagi berseragam biru Yamaha, pembalap berjuluk El Diablo ini dikabarkan bakal menunggangi motor pabrikan sayap mengepak, Honda, mulai musim 2027.

Langkah ini tentu menjadi sorotan tajam, mengingat Quartararo selama ini dikenal sebagai ikon loyal Yamaha sejak debut kelas utamanya pada 2019. Namun, laporan dari Motorsport menyebutkan bahwa kesepakatan kontrak berdurasi dua tahun (2027-2028) telah terjalin antara pembalap Prancis tersebut dengan pihak Honda.

Pembalap MotoGP Fabio Quartararo (instagram.com/@fabioquartararo20)

Habis Kesabaran di Atas M1?

Keputusan Quartararo untuk "membelot" ke kubu rival sejatinya bisa dipahami secara logis. Sebagai pembalap dengan talenta juara, bertahan di tim yang sedang kesulitan tentu bukan pilihan ideal. Kondisi Yamaha YZR-M1 yang kini dianggap sebagai motor paling lambat di grid menjadi faktor krusial. Fakta bahwa Yamaha terakhir kali mencicipi podium pada tahun 2022 menjadi bukti nyata stagnasi performa mereka.

Sebenarnya, Yamaha tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari merekrut insinyur top Eropa hingga melakukan perombakan radikal dengan beralih ke konfigurasi mesin V4. Sayangnya, revolusi teknis tersebut tampaknya belum cukup untuk memuaskan ambisi Quartararo yang haus akan kemenangan.

Daya Tarik Proyek Baru Honda

Berbanding terbalik dengan Yamaha, Honda justru menunjukkan grafik yang lebih menggoda di mata Quartararo. Sejak proyek RC213V dipegang oleh Romano Albesiano, mantan direktur teknik Aprilia, progres tim ini terlihat jauh lebih signifikan.

Peningkatan performa Honda terbukti nyata di lintasan. Kemenangan tahun lalu serta raihan tiga podium di kondisi trek kering—satu dipersembahkan Zarco dan dua oleh Joan Mir—berhasil mendongkrak peringkat konsesi mereka dari D ke C untuk tahun 2026. Sinyal positif inilah yang diyakini membuat Quartararo mantap berpaling.

Efek Domino Peta Pembalap

Baca Juga: Fabio Quartararo Masih Buta Soal Performa Mesin V4 Yamaha M1 2026

Jika kabar kepindahan ini terkonfirmasi, formasi Honda untuk menyambut era baru MotoGP akan semakin solid. Johann Zarco dan rookie berbakat Diogo Moreira dipastikan tetap mengisi slot di tim satelit LCR Honda. Artinya, kedatangan Quartararo akan menggusur salah satu posisi di tim pabrikan, entah itu Joan Mir atau Luca Marini.

Manuver transfer ini juga memicu efek domino bagi pembalap lain. Peluang Jorge Martin atau Pedro Acosta untuk merapat ke Honda otomatis menipis. Menariknya, rumor yang beredar justru menyebutkan bahwa Jorge Martin kini masuk dalam radar Yamaha untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Quartararo.

Sementara itu di garasi lain, sang juara bertahan Marc Marquez dikabarkan tinggal selangkah lagi memperpanjang kontrak dua tahunnya bersama Ducati. Drama bursa transfer MotoGP tampaknya baru saja dimulai!

Load More