Suara.com - Kepindahan Jorge Lorenzo ke Honda diyakini akan memberi tekanan besar pada Marc Marquez musim depan. Bahkan bukan tak mungkin Lorenzo akan mengakhiri dominasi Baby Alien—julukan Marquez.
Setidaknya itulah yang dikatakan Alex Debon, mantan pelatih Jorge Lorenzo di Ducati seperti dilansir dari Marca, Selasa (12/6/2018).
"Jelas jika Marc Marquez tak akan membiarkan dirinya terkejar satu sentimeter pun oleh Lorenzo. Namun saya yakin, Lorenzo akan memberikan segalanya (untuk unggul)," kata Debon.
Baca Juga: Senangnya, Tiket Asian Games 2018 Dibagikan Gratis
Menurut mantan pebalap Moto2 asal Spanyol itu, rivalitas antara Marquez dan Lorenzo musim depan akan sangat menarik. Baik Marquez maupun Lorenzo merupakan pebalap bermental juara.
"Musim depan kita akan melihat persaingan balapan yang sangat menarik, dengan dua rider Spanyol bertarung memperebutkan kemenangan," jelas Debon.
Lebih lanjut, Debon mengatakan, meskipun keduanya bersaing memperebutkan gelar, chemistry antara Lorenzo dan Marquez di Honda akan lebih baik dibanding saat X-Fuera—julukan Lorenzo—membela panji Yamaha bersama Valentino Rossi.
"Ada perbedaan besar antara hubungan Lorenzo dan Valentino Rossi dengan situasi saat ini (bersama Marquez). Vale adalah orang Italia, sedangkan di Honda, Lorenzo akan berpartner dengan pebalap senegaranya (Spanyol)," jelas Debon.
"Mereka tahu betul meskipun keduanya saling bersaing di lintasan, mereka memiliki hubungan pribadi yang sangat baik," sambungnya.
Baca Juga: Rian Agung Saputro Tak Haruskan Anak Jadi Pebulutangkis
Seperti diketahui, Jorge Lorenzo memutuskan hengkang dari Ducati usai meraih kemenangan pertama musim ini di Sirkuit Mugello, Italia, 3 Juni lalu.
Lorenzo akan menggantikan posisi Dani Pedrosa yang secara mengejutkan tak diberikan perpanjangan kontrak oleh manajemen Honda.
Kepindahan itu memastikan Honda akan punya dua rider hebat berkebangsaan Spanyol untuk musim depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field