Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB
Muhammad Kiandra Ramadhipa pebalap muda binaan Astra Honda Motor. (Foto: AHM)
  • Ramadhipa pacu Honda NSF250RW di Magny-Cours untuk rebut puncak klasemen Moto3 Junior World Championship.

  • Gelombang panas menuntut kompromi setelan mesin dan cengkeraman ban yang presisi pada Honda NSF250RW.

  • Sukses di trek basah tahun lalu, Ramadhipa kini bertekad menaklukkan aspal panas Magny-Cours.

Suara.com - Tantangan teknis tingkat tinggi menanti di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli 2026. Gelombang panas yang tengah melanda daratan Eropa memaksa tim mekanik bekerja ekstra keras untuk menemukan setelan optimal bagi tunggangan balap.

Di tengah kondisi ekstrem ini, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, bersiap memaksimalkan potensi Honda NSF250RW untuk merebut posisi puncak klasemen Moto3 Junior World Championship 2026.

Kuda besi Honda NSF250RW racikan Honda Asia Dream Racing Junior Team terbukti memiliki basis performa yang impresif di tangan pemuda asal Sleman tersebut sepanjang musim ini.

Ketangguhan motor ini membawa Ramadhipa konsisten finis di tujuh besar pada tiga putaran awal, termasuk merengkuh podium ketiga di Barcelona dan juara pertama di Estoril.

Satu-satunya anomali terjadi di Race 2 Jerez, saat potensi podium pupus murni akibat insiden dengan pebalap lain di lap pamungkas. Berbekal 60 poin, Ramadhipa kini hanya terpaut sembilan angka dari pemuncak klasemen.

Magny-Cours sendiri merupakan sirkuit pembuktian bagi skill adaptasi Ramadhipa dan fleksibilitas teknis tunggangannya. Musim lalu di ajang European Talent Cup, ia sukses menaklukkan trek ini di bawah guyuran hujan lebat yang membuktikan keandalan handling dan wet setup motor di lintasan licin.

Kini, tantangannya berbalik 180 derajat. Suhu aspal yang diprediksi sangat tinggi akibat gelombang panas Eropa menuntut kompromi sempurna antara daya cengkeram ban, manajemen suhu mesin, dan pengereman yang stabil dari Honda NSF250RW.

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol (Dok. AHM)

“Saya memiliki kenangan yang sangat baik di Magny-Cours tahun lalu dan saya sangat menyukai karakter sirkuit ini. Saya ingin memanfaatkan modal positif tersebut untuk kembali tampil kompetitif. Saat ini tim sedang berada dalam momentum yang baik, sehingga saya berharap bisa menemukan setelan motor terbaik untuk kualifikasi dan balapan. Salah satu target saya di Magny-Cours adalah bisa mengambil alih pimpinan klasemen kejuaraan dunia dan saya melihat akhir pekan ini sebagai kesempatan yang baik untuk mewujudkannya,” ujar Ramadhipa.

Adu strategi mekanik dan ketangkasan pebalap di Moto3 Junior World Championship Magny-Cours akan dimulai pada Jumat (24/7) dengan sesi Free Practice 1 pukul 10.30 waktu setempat (15.30 WIB), dilanjutkan Free Practice 2 pukul 15.05 waktu setempat (20.05 WIB).

Pada Sabtu (25/7), pencarian lap time terbaik berlanjut di sesi Practice pukul 10.20 waktu setempat (15.20 WIB) untuk penentuan Q1 dan Q2, disusul kualifikasi pukul 16.05 waktu setempat (21.05 WIB).

Puncak pembuktian ketangguhan mesin dan pebalap dalam balapan 15 lap akan digelar Minggu (26/7) pukul 13.00 waktu setempat (18.00 WIB).

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com