Suara.com - Kembalinya Perancis ke dalam kalender Grand Prix (GP) Formula 1 (F1) di tahun 2018 mendatangkan euforia tersendiri bagi penggemar jet darat maupun driver tuan rumah. Sirkuit Paul Ricard di Le Castellet siap menggelar laga petang nanti (24/06/2018).
Bagaimana tidak, dahulu negara bersimbol Sang Ayam Jantan atau Coq Gaulois kondang sebagai tuan rumah F1 GP Perancis. Juara dunia empat kali, Alain Prost, berasal dari sini. Dan dari masa ke masa, selalu ada driver jet darat dilahirkan di sini. Bahkan sekarang jumlahnya melebihi driver Inggris, negara kelahiran balap F1.
Sayangnya, pentas jet darat mesti dicoret dari Prancis setelah 2008 (terakhir digelar di Sirkuit Nevers, Magny-Cours) karena kesulitan pendanaan. Sehingga driver F1 asal negeri itu kehilangan kesempatan “balap di rumah sendiri”.
Di sisi lain, penggemar jet darat di sini juga mesti ke negara tetangga di Eropa, bila ingin menonton langsung di sirkuit.
Tahun ini, ada tiga driver turun balap atas nama Perancis. Bisa disebut The Three Musketeers. Kebetulan pencipta novel sejarah ini, Alexander Dumas juga asal negara Sang Ayam Jantan.
Siapa saja mereka?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya