Suara.com - Pasangan ganda putra Taiwan, Liao Min Chun / Su Chung Heng membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan dua turnamen asal Denmark, Mathias Boe / Carsten Mogensen di babak pertama Indonesia Open 2018, Selasa (3/7/2018).
Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Liao / Su tampil memukau dengan mengandaskan perlawanan Boe / Mogensen dua gim langsung, dengan skor 21-13 21-15.
Menurut Liao, permainan wakil Denmark cukup merepotkan. Pertahanan yang digalang ganda putra rangking tiga dunia itu dinilainya sangat rapat seperti biasanya.
Namun kata Liao, atmosfir pertandingan dan dukungan penonton Indonesia yang hadir di Istora Senayan, Jakarta, mampu menambah semangat keduanya hingga berhasil menang meyakinkan.
"Mereka ranking lebih tinggi, kami cuma bisa berusaha semaksimal mungkin," kata Liao Min Chun usai pertandingan, Selasa (3/7/2018).
"Pertahanan Boe/Mogensen lebih bagus, tapi mungkin ada pengaruh dari angin di lapangan juga jadi lawan kurang bisa kontrol. Kami lebih bisa melawan mereka."
Berkat kemenangan ini, Liao / Su berhasil melangkah ke babak kedua. Di babak kedua, mereka akan menghadapi pemenang antara pasangan Hiroyuki Endo / Yuta Watanabe (Jepang) atau S. Rankireddy / Chirag Shetty (India) yang belum bertanding.
"Target mau bertemu Marcus/Kevin di final. Kami belum pernah bertemu secara head to head, tapi step by step saja dulu. Kalau ketemu Marcus/Kevin, sebagai tuan rumah, pasti dukungan ke mereka lebih banyak, tapi saya anggap itu juga dukungan bagi kami," pungkas Liao.
Indonesia Open 2018 berlangsung dari 3-8 Juli 2018 di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Turnamen berlevel HSBC BWF World Tour Super 1000 itu akan memperebutkan hadiah fantastis sebesar 1,25 juta Dollar AS atau sekitar Rp17 miliar.
Berita Terkait
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Kevin Sanjaya Bangga Indonesia Tuan Rumah PBS World Championship Series
-
Bintang Dunia Ikut Tanding, Predator PBC Indonesia International Open 2025 Siap Digelar di Jakarta
-
Pendidikan Kevin Sanjaya Menantu Hary Tanoe yang Diangkat Jadi Bos MNC Vision, Belum S1?
-
Mencolok Sendiri, Erina Gudono Dituding Salah Kostum Hadiri Pesta Ultah Cucu Hary Tanoe
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026