Suara.com - Tak terasa pagelaran bulutangkis Indonesia Open 2018 telah memasuki babak puncak. Sejak bergulir 3 Juli lalu, ajang yang menyediakan total hadiah 1,25 juta dolar AS (sekitar Rp 17 miliar) ini, menghadirkan atlet papan atas dari penjuru dunia.
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, ajang Indonesia Open banyak menyedot atensi dari masyarakat, khususnya laki-laki.
Selain disajikan pertandingan menarik, kaum Adam juga bisa melihat kecantikan dan keterampilan kaum Hawa kala bertanding yang bisa membuat decak kagum.
Baca Juga: Akane Yamaguchi Iri dengan Animo Bulutangkis Indonesia
Seiring perkembangan zaman, cabang olahraga tepok bulu ini memang kian banyak digeluti para pebulutangkis berparas rupawan.
Satu hal yang perlu dicatat, kehadiran mereka di dalam lapangan bukanlah untuk menunjukkan kecantikan atau kemolekan tubuh.
Tetapi, mengejar prestasi setinggi-tingginya dan sebanyak-banyaknya. Tanpa prestasi, maka karier mereka tak akan pernah terisi lengkap.
Berikut 7 pebulutangkis cantik yang ‘menyihir’ penonton Indonesia Open 2018 yang dirangkum Suara.com:
1. Sung Ji Hyun
Memiliki postur tubuh 175 cm dan semampai membuat kiprah Sung Ji Hyun kerap ditunggu-tunggu penggemar bulutangkis. Ditambah pula dengan parasnya yang cantik.
Banyak gelar telah diraihnya. Salah satunya saat memenangi Kejuaraan Bulutangkis Asia 2014.
Sayang, langkahnya di Indonesia Open 2018 terhenti di babak semifinal setelah menyerah rubber game dari wakil Cina, Chen Yufei, dengan skor 21-23, 21-18 dan 23-21, Sabtu (7/7).
Meski begitu, kehadiran pebulutangkis tunggal putri berusia 26 tahun ini tetap mampu menghibur para fansnya yang datang langsung mendukungnya.
2. Melati Daeva Oktavianti
Melati Daeva Oktavianti merupakan satu dari sekian banyak atlet cantik yang dimiliki Indonesia. Wajahnya yang ayu banyak membuat para lelaki 'terpesona'.
Tak terkecuali pebulutangkis putra pelatnas PBSI, Angga Pratama. Melati dan Angga diketahui telah lama menjalin asmara.
Dari sisi prestasi, Melati pernah memenangi Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2012 bersama Edi Subaktiar.
Sementara dalam perhelatan Indonesia Open 2018, dara 23 tahun kelahiran Serang, Banten, ini harus kandas kiprahnya di babak awal.
Bersama partner-nya, Praveen Jordan, Melati disingkirkan wakil Hong Kong, Reginald Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah.
3. Goh Liu Ying
Goh Liu Ying merupakan pebulutangkis spesialis ganda campuran dari Malaysia. Prestasinya di atas lapangan tak kalah 'menawan' dengan parasnya yang cantik.
Bersama pasangannya, Chan Peng Soon, Goh menyabet medali perak Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.
Kala itu, mereka dikalahkan pasangan ganda campuran nomor satu Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Duel ulangan final Olimpiade 2016 tersebut akan tersaji di final Indonesia Open 2018 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7).
4. Nitchaon Jindapol
Selain kebolehannya di arena tepok bulu, Nitchaon Jindapol (27 tahun) terkenal dengan wajah cantiknya dikalangan pencinta bulutangkis dunia.
Meski kiprahnya begitu singkat di Indonesia Open 2018—terhenti di babak pertama—, namun banyak fans yang terhibur bisa melihat ‘bidadari’ dari Thailand ini beraksi di lapangan.
Sejumlah medali dan trofi telah diraih pebulutangkis dengan tinggi 163 cm ini. Diantaranya medali emas SEA Games 2017 Malaysia, 2015 Singapura, dan 2011 Jakarta bersama tim putri Thailand.
5. Sayaka Hirota
Sayaka Hirota (23 tahun) adalah pebulutangkis spesialis ganda putri asal Jepang. Bersama sang partner, Yuki Fukushima, dirinya menempati unggulan dua di Indonesia Open 2018.
Disamping memiliki wajah yang cantik dan tubuh ideal, Hirota juga memiliki performa yang menawan.
Fukushima/Hirota sukses melaju ke final Indonesia Open 2018 usai menyingkirkan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi lewat pertarungan rubber game 25-23, 12-21 dan 21-13.
Di partai puncak, Minggu (8/7) hari ini, mereka akan berhadapan dengan kompatriotnya, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dalam laga bertajuk All Japan Final.
6. Gabrielle Adcock
Bergeser ke Eropa, Gabrielle Adcock merupakan salah satu pebulutangkis cantik yang dianugerahi Tuhan untuk kebanggaan Benua Biru. Gabby—sapaan akrabnya—lahir di Leeds, Inggris, 30 September 1990.
Eitss…hati-hati, jangan coba-coba rayu Gabby. Sebab, dia telah menikah dengan pria yang tak lain rekan duetnya di sektor ganda campuran, Chris Adcock.
Di Indonesia Open 2018 sendiri, Chris/Gabby tak bisa melangkah jauh. Pasangan ranking tujuh dunia ini disingkirkan wakil Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, di babak kedua.
Sepanjang kariernya berduet dengan sang suami, Gabby telah banyak membawa pulang trofi juara. Salah satunya meraih medali emas ajang Commonwealth Games 2018.
7. Gabriela Stoeva
Satu lagi pebulutangkis cantik dari Benua Biru Eropa, dia adalah Gabriela Stoeva. Berduet dengan sang adik, Stefani Stoeva, dirinya berhasil menapaki peringkat 10 dunia di sektor ganda putri.
Salah satu prestasi tertinggi yang pernah diukir Gabriela dan Stefani adalah menjuarai Kejuaraan Bulutangkis Eropa 2018 di Huelva, Spanyol, 29 April lalu.
Namun sayang, dara kelahiran Haskovo, Bulgaria, 23 tahun silam itu gagal menunjukkan penampilan terbaik di Indonesia Open 2018.
Gabriela/Stefani harus tersingkir di babak awal oleh pasangan unggulan keenam asal Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan.
Berita Terkait
-
Ungkap Alasan Penahanan Dokter Richard Lee, Polisi: Mangkir Pemeriksaan dan Tak Penuhi Wajib Lapor!
-
20 Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan, Ketahuan Pakai Botox hingga Filler Bibir
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Lebih dari Sekadar Putih, Ini Standar Baru Kulit Cerah yang Sehat
-
Makeup Waterproof Susah Hilang? Ini 4 Cleansing Oil yang Ampuh dan Lembut di Kulit
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games