Suara.com - Ibunda pebulutangkis Liliyana Natsir, Olly Maramis, mengaku kaget putrinya masih bisa melaju ke babak final Indonesia Open 2018 meski secara usia dan fisik sudah tak seprima saat menjuarai Olimpiade Rio 2016.
Liliyana Natsir bersama sang partner, Tontowi Ahmad berhasil melenggang ke babak final usai mengandaskan perlawanan juniornya di pelatnas, Hafiz Faizal / Gloria Emanuelle Widjaja.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018), Owi / Butet --sapaan akrab Tontowi / Liliyana-- menang mudah dua gim langsung dengan skor, 21-18, 21-8.
"Tante berpikir kan dia (kesulitan), sudah berumur, dan memang latihan dia tidak sama seperti dulu saat mau Olimpiade. Jadi tante bersyukur sekali (Liliyana bisa ke final lagi). Mungkin ini Indonesia Open terakhirnya," kata Olly Maramis di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).
Olly mengatakan, bisa melaju ke babak final saja sudah sangat bagus bagi Liliyana di kondisi sekarang. Meski dirinya tetap berharap, Liliyana dan Tontowi bisa mempertahankan gelar Indonesia Open yang tahun lalu mereka menangkan.
"Dia bisa sampai final sekarang artinya tante merasa luar biasa, final saja sudah bersyukur. Jadi harapan saya, rakyat Indonesia doakanlah dia agar besok kembali menjadi juara," kata Olly.
Di babak final besok, Minggu (8/7/2018), Owi / Butet akan menghadapi pasangan Malaysia, Chan Peng Soon / Goh Liu Ying.
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Kembali ke Lapangan, Liliyana Natsir Berbagi Ilmu ke Generasi muda
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Hendrawan hingga Butet Pantau Langsung Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Duet Maut! Tontowi Ahmad dan Marsha Aruan Sabet Juara Bulu Tangkis di Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia Season 3
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko