Suara.com - 10 wakil Indonesia berhasil lolos ke babak perempat final kejuaraan bulu tangkis Asia Junior Championship (AJC) 2018. Mereka akan kembali bertanding hari ini, Jumat (20/7/2018) di Jaya Raya Sport Hall Training Center, Jakarta, mulai pukul 14.00 WIB untuk menggapai tiket semifinal.
Dari sektor tunggal putra, Indonesia meloloskan tiga wakil atas nama Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Alberto Alvin Yulianto dan Christian Adinata. Nama pertama merupakan unggulan keempat turnamen.
Sementara di sektor ganda putra, Indonesia hanya mampu mengirim satu wakil saja, melalui Ghifari Anandaffa Prihardika / Pramudya Kusumawardana Riyanto yang merupakan pasangan unggulan keempat turnamen ini. Mereka akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Yee Jun Chang / Hon Jian Choong.
Sektor ganda putri menjadi penyumbang wakil terbanyak bagi Indonesia di babak perempat final. Dari mulai pasangan unggulan kedua turnamen, Agatha Imanuela / Siti Fadia Silva Ramadhanti, hingga Ferbiana Dwipuji Kusuma / Ribka Sugiarto, Metya Inayah Cindiani / Febby Valencia Dwijayanti Gani serta Indah Cahya Sari Jamil / Lisa Ayu Kusumawati, berhasil lolos usai menundukan lawannya masing-masing.
“Pertandingan berikutnya kami harus bisa main lebih lepas. Main normal di lapangan aja. Soal lawan, kurang lebih sudah tahu permainannya,” kata Febriana mengomentari peluang meraih tiket ke semifinal.
Khusus Fadia dan Ribka, keduanya tak hanya lolos di sektor ganda putri. Namun, di sektor ganda campuran mereka juga akan saling bahu-membahu dengan pasangan masing-masing demi target lolos ke babak empat besar.
Fadia akan berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto, sementara Ribka dengan Pramudya.
Meski bermain rangkap, Ribka tak terlalu khawatir kondisi fisiknya akan terkuras lebih banyak. Sebab, dirinya mengaku telah mepersiapkan diri dengan matang untuk bermain di lebih dari satu sektor.
"Harus dijaga benar-benar kondisinya, makan yang baik dan istirahat yang cukup,” ungkap Ribka.
Baca Juga: Soal Harga Selangit Alisson, Ini Komentar Jurgen Klopp
Seperti para seniornya, sektor tunggal putri junior Indonesia juga belum mampu menunjukan penampilan maksimal. Sebab, Indonesia dipastikan tanpa wakil tunggal putri di babak perempat final AJC 2018.
Berikut lawan wakil Indonesia di babak perempat final Asia Junior Championship 2018:
Tunggal Putra
Christian Adinata vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs Tze Yong Eng (Malaysia)
Alberto Alvin Yulianto vs Yupeng Bai (Cina)
Ganda Putra
Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto vs Yee Jun Chang/Hon Jian Choong (Malaysia)
Berita Terkait
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Seleknas PBSI 2026: Intip Daftar Lengkap Calon Bintang Baru Pelatnas Cipayung
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar