- Tim Thomas Indonesia tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, pada Rabu.
- Kekalahan 1-4 dari Prancis menyebabkan Indonesia gagal melaju ke babak gugur akibat kalah dalam perhitungan selisih set.
- Hasil ini menjadi catatan terburuk dalam sejarah partisipasi Indonesia karena pertama kalinya gagal lolos dari fase grup.
Suara.com - Tim Thomas Indonesia mencatat hasil terburuk sepanjang sejarah setelah tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026.
Kegagalan di Forum Horsens, Denmark, memaksa PP PBSI menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Indonesia untuk pertama kalinya gagal melaju ke babak gugur dalam sejarah keikutsertaan di ajang beregu putra paling bergengsi tersebut.
PBSI Akui Keunggulan Prancis
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas hasil mengecewakan ini.
Indonesia dipastikan tersingkir setelah kalah 1-4 dari Prancis pada laga terakhir Grup D, Rabu.
"Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik pada Thomas Cup kali ini. Harus kami akui, Prancis tampil lebih baik dari kami," kata Eng Hian dalam keterangan resmi.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen akhir Grup D.
Secara poin, Indonesia, Thailand, dan Prancis sama-sama mengoleksi dua angka.
Gugur karena Margin Set
Baca Juga: Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
Meski memiliki poin identik, Indonesia kalah dalam perhitungan selisih set dari Thailand dan Prancis.
Thailand keluar sebagai juara grup, sedangkan Prancis lolos ke perempat final sebagai runner-up.
"Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai," ujar Eng Hian.
Hasil ini dipastikan menjadi bahan evaluasi besar bagi PBSI untuk memperbaiki performa tim ke depan.
Rekor Terburuk Indonesia
Kegagalan di Denmark menjadi catatan terburuk Indonesia sepanjang sejarah Piala Thomas.
Berita Terkait
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Ubaya Kawinkan Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026