Suara.com - Kurang dari sebulan lagi pesta olahraga Asian Games 2018 akan digelar. Persiapan matang pun terus digenjot kontingen Indonesia, tak terkecuali atlet-atlet dari cabang olahraga (cabor) angkat besi.
Untuk diketahui, angkat besi menjadi salah satu cabor yang diharapkan pemerintah bisa menyumbang medali emas pada Asian Games ke-18 tersebut. Targetnya adalah satu emas.
Berbeda dari pemerintah, tim angkat besi Indonesia justru tak gentar mematok target lebih tinggi, yakni dua emas.
Baca Juga: Ini Alasan Tamran Pasang Bendera Peserta Asian Games Bertiang Bambu
Dua emas tersebut diharapkan lahir dari tangan Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg putra dan Sri Wahyuni Agustiani di kelas 48 kg putri.
Keduanya memang masih menjadi yang paling diandalkan tim angkat besi Indonesia. Hal itu berkaca pada prestasi Eko Yuli dan Sri yang sudah mencapai level dunia.
Sebagai pengingat, Eko Yuli dan Sri sama-sama meraih medali perak pada event tertinggi di kancah olahraga, Olimpiade, pada tahun 2016 lalu di Rio de Janeiro, Brasil.
Pada Asian Games sebelumnya tahun 2014 di Incheon, Korea Selatan, keduanya juga menyumbang medali perunggu dan perak bagi Indonesia.
Meski Eko Yuli dan Sri yang paling diandalkan, tim angkat besi Indonesia juga telah menyiapkan lifter lain sebagai 'Kuda Hitam' untuk membuat kejutan.
"Untuk 'Kuda Hitam' mungkin bisa datang dari Surahmat dikelas 56 kg putra, I Ketut Ariana dikelas 77 kg putra," ujar Manajer Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja, saat ditemui di Pelatnas Angkat Besi di Markas Komando Pasukan Marinis II, Kwini, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Pernyataan ini didasari Dirdja dari hasil seleksi terakhir pada 28 Juni lalu, dimana banyak atlet yang mampu memecahkan rekor nasional.
"Di Asian Games 2018 ini, kami mau naik kelas lah, jangan hanya mengejar perunggu dan perak. Kali ini harus emas. Terkait berapa jumlahnya, Insya Allah kami targetkan dua (emas)," tutur Dirdja.
Baca Juga: Tertinggal 46 Poin, Rossi Lempar Handuk Bersaing dengan Marquez?
Indonesia menurunkan 13 lifter pada Asian Games 2018. Selain Eko Yuli, Surahmat, dan I Ketut, disektor putra Indonesia juga diwakili oleh Muhammad Purkon (62 kg), Deni (69 kg), Triyatno (69 kg), dan Rahmat Erwin Abdullah (77 kg).
Sementara disektor putri yang turun, antara lain Sri Wahyuni Agustiani (48 kg), Yolanda Putri (48 kg), Syarah Anggraini (53 kg), Acchedya Jagadhita (58 kg), Yuripah Melsandi (69 kg), dan Nurul Akmal (75+ kg).
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan