- Kesatria Bengawan Solo (KBS) mengalahkan Dewa United 95-86 dalam IBL 2026 di GOR Sritex Solo, Rabu (11/2/2026).
- Pelatih Anthony Garbelotto menyoroti perbaikan mental dan disiplin zona pertahanan sebagai kunci kemenangan penting tersebut.
- Dua pemain asing KBS, Vaughn (30 poin) dan Barkley (25 poin, 21 rebound), menjadi kontributor utama skor timnya.
Suara.com - Kesatria Bengawan Solo (KBS) tampil luar biasa saat menjungkalkan Dewa United, 95-86 dalam lanjutan Indonesian Basketball League atau IBL 2026 di GOR Sritex Arena, Rabu (11/2/2026) petang.
Pelatih KBS Anthony Garbelotto membongkat kunci kemenangan timnya.
Menurutnya, perbaikan mental bertanding menjadi kunci kemenangan 95-84 melawan Dewa United Banten dalam pertandingan IBL di Sritex Arena Solo, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu malam.
Timnya menunjukkan perkembangan positif terutama kesiapan mental setelah beberapa kekalahan yang memengaruhi performa dan komunikasi antarpemain.
"Kami juga lebih siap menghadapi pertandingan hari ini, seharusnya kami bisa bermain lebih bagus lagi dan begitu seterusnya," kata Garbelotto melansir ANTARA, Kamis (12/2/2026).
Dia mengatakan respons pemain dalam menjalankan rencana bermain menjadi faktor penting yang memenangkan laga ini.
Menurut pelatih asal Inggris itu, Kesatria disiplin bertahan dengan menerapkan zone defense dan skema box-one pada kuarter ketiga untuk membatasi pergerakan lawan, khususnya Rio Disi.
Strategi itu efektif meredam tim tamu yang tetap kompetitif, meski tanpa dua pemain asing andalannya akibat cedera, yakni Joshua Ibarra dan Jordan Lavell Adams.
Sementara Abraham Renoldi Wenas menambahkan bahwa kebangkitan tim tidak lepas dari upaya memperbaiki mental bertanding.
Baca Juga: Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
"Kami mencoba untuk fokus memperbaiki mental sebagai pemain dan sisanya tinggal fokus di defense dari apa yang pelatih mau," ujar Wenas.
Statistik Pemain
Dua pemain asing Rashad Deander Vaughn dan kapten KBS Kentrell Debarus Barkley menjadi aktor utama yang berhasil menghancurkan tamunya tersebut.
Vaughn selaku guard, tercatat membukukan 30 poin, enam rebound, enam assist selama 35 menit 44 detik bermain. Sedangkan Barkley menyumbang 25 poin, 21 rebound, dan empat assist.
Selain keduanya, shooting guard lokal Avan Seputra turut menyumbang 14 poin, empat rebound, termasuk dua kali tembakan tiga angka, serta satu assist.
Sementara, dari sisi lawan, Donell Cooper selaku point guard mencetak 19 poin, sembilan rebound, 13 assist dalam 34 menit 38 detik bermain. Ditambah 16 poin, dua rebound, dan satu assist dari shooting guard lokal Rio Disi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia