Suara.com - Pemerintah Jepang terus bersolek diri menciptakan kesan sebagai tuan rumah yang ramah dan nyaman saat menggelar event akbar olahraga, Olimpiade 2020 Tokyo. Salah satunya dengan menyediakan Mobil Masjid.
Fasilitas ini ditujukan untuk menghormati warga Jepang yang beragama Islam ataupun turis dan atlet Muslim agar tidak kesulitan dalam menunaikan kewajiban salat.
Mobil tersebut telah diperkenalkan ke publik pada, Senin (24/7/2018) lalu, di luar Stadion Toyota, yang juga berada dalam kawasan markas besar dari perusahaan otomotif Toyota di Prefektur Aichi.
Baca Juga: Pedrosa: Pebalap Saat Ini Lebih Sibuk dengan Media Sosial
Tampak Mobil Masjid ini berupa sebuah truk kontainer. Kedua sisi truk bisa melebar otomatis dengan penggerak mesin, sehingga ruangan di dalam menjadi lebih luas.
Dikutip dari New York Times, Rabu (26/7/2018), Mobil Masjid bisa menampung 50 jamaah. Di sisi luar mobil juga disediakan keran air untuk berwudhu.
Yasuharu Inoue, pimpinan proyek ini, mengatakan ide pembuatan Mobil Masjid terinspirasi saat dirinya melakukan perjalanan ke Qatar empat tahun lalu.
Inoue menambahkan, pembuatan Mobil Masjid karena dirinya khawatir tidak ada cukup masjid bagi pengunjung Muslim untuk beribadah saat datang menyaksikan pagelaran Olimpiade 2020.
Masjid Mobil ini dapat ditempatkan ke berbagai venue Olimpiade sesuai kebutuhan.
"Sebagai negara yang terbuka dan ramah, kami ingin berbagi gagasan 'omotenashi' (keramahan Jepang) dengan warga Muslim," tutur Inoue.
"Ke depan, saya akan sangat senang jika orang-orang (yang datang) dari Indonesia, Malaysia, Afrika, Timur Tengah, dan misalnya pengungsi yang datang dari Suriah, menggunakan masjid sebagai alat untuk mempromosikan perdamaian dunia," pungkasnya.
Baca Juga: Adik Tiri Raih Podium Perdana, Rossi: Dia Tak Percaya kepada Saya
Diperkirakan ada sekitar 100 ribu hingga 200 ribu warga Jepang yang beragama Islam.
Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang, akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 9 Agustus 2020. Diperkirakan 206 negara dan 11 ribu atlet akan hadir dalam pesta olahraga paling prestisius di muka bumi ini.
Tag
Berita Terkait
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
5 Centimeters Per Second Live-Action: Kisah Penerimaan atas Kehilangan
-
Main di Klub Kasta Kedua, Kapten Timnas Jepang U-23 Direkrut Tim Raksasa Belanda
-
Mobil Toyota Mana yang Paling Tahan Banting dan Murah Perawatannya untuk Pemula?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia