Suara.com - Kejuaraan Dunia 2018 telah memasuki hari ketiga. Dari 11 wakil Indonesia yang bermain pada Rabu (1/8/2018), lima diantaranya harus tersingkir lebih awal.
Dari lima wakil Indonesia yang terhenti, empat diantaranya berasal dari sektor tunggal putra dan putri. Dan telah dipastikan, seluruh wakil Merah-Putih dari sektor tunggal sudah habis tak tersisa di turnamen yang dihelat di Nanjing, China mulai 30 Juli hingga 5 Agustus 2018 ini.
Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto yang bermain di babak kedua, harus menyusul Jonatan Christie yang lebih dulu tumbang di babak pertama pada Selasa (31/7/2018).
Anthony dikalahkan wakil Jepang, Kenta Tsuneyama dua gim langsung, dengan skor 17-21, 13-21. Sementara Tommy harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Hans-Kristian Solberg Vittinghus dalam pertandingan yang berlangsung 37 menit. Tommy yang berangkat ke Nanjing menggunakan ongkos pribadi, kalah dua gim langsung dengan skor 14-21, 15-21.
Sementara dari sektor tunggal putri, Fitriani yang menghadapi unggulan ketiga asal India, Pusarla V. Sindhu, di babak kedua, menyusul tunggal putri lainnya, Gregoria Mariska Tunjung yang gagal meladeni perlawanan wakil China, Chen Yufei.
Fitriani menyerah dua gim langsung dari Sindhu, dengan skor 14-21, 9-21. Sementara Gregoria harus mengakui keunggulan Chen Yufei dengan skor 17-21, 20-22.
Satu wakil lainnya yang harus pulang lebih cepat dari turnamen yang memiliki grade setara Olimpiade ini adalah pasangan ganda putra, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira / Ade Yusuf Santoso.
Wahyu / Ade harus puas mengakhiri perjalanannya di babak kedua, usai ditaklukan kompatriotnya sendiri, yakni Berry Angriawan / Hardianto dengan skor identik 18-21.
Sementara itu, enam wakil Indonesia yang bermain pada Rabu (1/8/2018) dan berhasil melaju ke babak berikutnya adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon (ganda putra), Greysia Polii / Apriyani Rahayu (ganda putri), Della Destria Haris / Rizki Amelia Pradipta (ganda putri), Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Anggia Shitta Awanda / Ni Ketut Mahadewi Istriani (ganda putri), serta Berry Angriawan / Hardianto (ganda putra).
Baca Juga: Demi Man United, Romelu Lukaku Rela Potong Masa Liburan
Berikut hasil lengkap pertandingan wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018, Rabu (1/8/2018):
Tunggal Putra
Anthony Sinisuka Ginting vs Kenta Tsuneyama (JPN) 17-21, 13-21
Tommy Sugiarto vs Hans-Kristian Solberg Vittinghus (DEN) 14-21, 15-21
Tunggal Putri
Fitriani vs Pusarla V. Sindhu (IND) 14-21, 9-21
Berita Terkait
-
Lama Absen, Ginting Comeback di Indonesia Masters 2026: Ada Rasa Tegang
-
Daftar Lengkap Harga Tiket Indonesia Masters 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
-
Indonesia Sukses Raih Emas di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2025
-
Kendala Fisik Jadi Alasan Anthony Ginting Ditarik dari Korea Masters 2025
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026