Suara.com - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mempertanyakan daya juang atau kesungguhan Yamaha untuk memenangi MotoGP 2018. Hal itu dilontarkan Rossi menyusul hasil buruk yang didapat tim Movistar Yamaha musim ini.
Dari 10 seri yang telah berlangsung, duo pebalap pabrikan asal Iwata, Jepang itu tak sekalipun meraih podium juara. Bahkan, jika ditilik lebih jauh, pebalap Yamaha sudah puasa kemenangan dalam periode satu tahun lebih.
Terakhir kali Yamaha meraih podium juara adalah melalui nama Valentino Rossi pada seri MotoGP Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen, pada 2017 silam.
"Menurut saya, ini semua tentang seberapa besar keinginan Yamaha untuk menang. Seberapa tinggi daya juang untuk kembali ke jalur kemenangan, dan seberapa besar uang yang ingin mereka keluarkan," kata Valentino Rossi seperti dilansir dari Tuttomotoriweb, Minggu (12/8/2018).
"Jadi kesan saya, akhir-akhir ini Honda dan Ducati lebih berani berinvestasi dibanding Yamaha," imbuh sembilan kali juara dunia tersebut.
Pernyataan Rossi kembali diperkuat dirinya dan Maverick Vinales tak bisa berbuat banyak kala mengikuti sesi kualifikasi GP Austria yang berlangsung pada Jum'at (10/8/2018) hingga Sabtu (11/8/2018).
Rossi yang mengalami kerusakan motor di latihan bebas pertama (FP1) pada akhirnya harus puas start di posisi ke-14 pada balapan yang berlangsung hari ini, Minggu (12/8/2018).
Sementara Maverick Vinales juga tertatih-tatih akibat akselerasi motor YZR-M1 yang masih bermasalah. Pebalap Spanyol itu hanya menempati start di posisi ke-11.
Rossi pun berharap agar Yamaha untuk segera berbenah secepatnya. Pasalnya, dimusim ini saja, pabrikan Jepang itu sudah tertinggal jauh dengan para kompetitior seperti Honda dan Ducati.
Honda sudah memenangkan enam balapan musim ini, sementara Ducati meraih empat kemenangan.
"Saya akan sangat senang jika Yamaha bisa berkomitmen 100%. Karena tak ada satu hal pun yang menjadi kendala tim ini, baik uang maupun orang-orang didalamnya," kata Rossi.
Valentino Rossi akan kembali mengaspal di seri ke-11 MotoGP musim ini yang berlangsung hari ini, Minggu (12/8/2018). Meski hanya akan start di posisi ke-14, pebalap 39 tahun itu berharap bisa memberikan yang terbaik di Sirkuit Red Bull Ring, Austria.
Berita Terkait
-
Desain Terdaftar di DJKI, Honda Siapkan Penantang Serius Yamaha Aerox
-
Yamaha Mio 2026 Dikabarkan Bangkit Kembali Demi Usik Dominasi Kompetitor
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
-
Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?
-
Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair