Suara.com - Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo sukses mengalahkan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez di MotoGP Austria. Lorenzo menyebut podium juara di MotoGP Austria sebagai salah satu kemenangan paling spesial sepanjang karirnya.
Lorenzo keluar sebagai pemenang MotoGP Austria 2018 usai menyudahi 28 putaran dengan catatan waktu 39 menit 40,688 detik. Pebalap Spanyol itu sukses mempecundangi Marquez yang memberikan perlawanan sengit sepanjang balapan.
Ini menjadi kemenangan ketiga Lorenzo di MotoGP 2018 atau di musim terakhirnya bersama Ducati. Sebelumnya, Lorenzo sukses menang di GP Italia dan Catalunya.
"Kemenangan ini menjadi salah satu yang paling spesial bagi saya, selain kemenangan pertama saya (bersama Ducati) di Mugello," kata Jorge Lorenzo seperti dilansir dari Crash, Senin (13/8/2018).
"Ini menjadi spesial karena saya harus berjuang mati-matian melawan monster seperti Marc Marquez," imbuh Lorenzo.
Seperti diketahui, Lorenzo yang start di posisi ketiga dibelakang Andrea Dovizioso (Ducati Corse) dan Marc Marquez yang meraih pole, sukses menjaga dominasi Ducati di Red Bull Ring tiga musim terakhir.
Pada 2017, Ducati melalui Andrea Dovizioso juga berhasil meraih kemenangan di Austria. Dua tahun sebelumnya, mantan pebalap Ducati, Andrea Ianone yang kini telah hijrah ke Suzuki Ecstar juga meraih podium di Red Bull Ring.
Lorenzo merasa lega atas kemenangan tersebut. Dirinya yang memutuskan menggunakan ban soft depan dan belakang, pada akhirnya mampu menjaga kondisi ban hingga mampu memenangi duel sengit dengan Marc Marquez.
"Menghadapi pebalap seperti Marc Marquez hingga lap terakhir adalah suatu yang sulit. Jadi ini merupakan kemenangan yang tak mudah didapat," tukas Lorenzo.
Berita Terkait
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat