Suara.com - Tim dayung Indonesia kembali menyumbangkan medali di Asian Games 2018. Medali tersebut disumbangkan pasangan Andriyani Riska dan Meni Nur di perlombaan kano ganda putri 500 meter, Kamis (30/8/2018).
Dalam final yang berlangsung di Danau Jakabaring Sports City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Kamis pagi, pasangan ganda putri Indonesia hanya mampu finis di urutan ketiga, dengan catatan waktu 2 menit 7,356 detik.
Andriyani dan Meni gagal bersaing dengan pasangan Cina, Yanan Ma dan Mengya Sun, yang meraih medali emas usai memasuki garis finis pertama, dengan waktu 2 menit 2,512 detik.
Sedangkan, medali perak direbut wakil Uzbekistan, Dilnoza Rakhmatova dan Nilufar Zokirova, yang membukukan waktu 2 menit 6,160 detik.
Sementara di perlombaan final sebelumnya, tim Indonesia yang turun di kelas kayak empat orang (K4) 500 meter putra, kayak tunggal 500 meter putri, kayak ganda putra 1000 meter, dan kano ganda putra 1000 meter, gagal memperoleh medali.
Sebanyak 22 negara dari 45 negara peserta Asian Games 2018 ikut serta dalam lomba dayung nomor canoe/kayak sprint di Palembang, Sumatera Selatan, pada 29 Agustus hingga 1 September 2018.
Berita Terkait
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026