Total, tim bridge Indonesia hanya meraih empat medali perunggu, melalui nomor Men's Pair (Henky Lasut dan Freddy Eddy Manopo), Mixed Pair (Lusje Olha Bojoh dan Taufik Gautama Asby), Mixed Team (Lusje Olha Bojoh, Taufik Gautama Asby, Julita Grace Joice Tueje, Marcella Elvitta Chyntia Lasut, Robert Parasian, dan Bill Roland George Mondigir),
Serta dari nomor Super Mixed Team (Bambang Hartono, Bert Toar Polii, Frenky Steven Karwur, Jemmy Boyke Bojoh, Rury Andhani, dan Conny Eufke Sumampouw).
3. Bulutangkis
Menjadi tulang punggung Indonesia di setiap perhelatan multievent olahraga, bulutangkis di target dua medali emas di Asian Games 2018. Hasil itu memang terwujud secara kuantitas, namun meleset secara sektor yang ditargetkan.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menargetkan medali emas dapat dihasilkan dari sektor ganda putra dan ganda campuran, melalui pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Namun, Tontowi/Liliyana gagal mengemban tugas, dan harus puas meraih perunggu.
Medali emas akhirnya diraih oleh Kevin/Marcus, dan sektor tunggal putra atas nama Jonatan Christie.
Total, cabang olahraga bulutangkis mengumpulkan delapan medali dengan pembagian, dua medali emas, dua medali perak dan empat medali perunggu.
"Sebetulnya sektor tunggal putra ini di luar ekspektasi kita. Penampilan mereka memang betul-betul melampaui ekspektasi kita. Kita berharap (medali emas) sebenarnya di sektor ganda campuran," kata Susy Susanti di Istora Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
4. Jet Ski
Baca Juga: Penutupan Asian Games Akses ke GBK Ditutup, Perhatikan Rutenya
Federasi Jetski Indonesia (IJBA) ditargetkan Kemenpora untuk bisa meraih dua medali emas di Asian Games 2018. Performa kaka beradik, Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswar yang telah malang melintang di dunia Jetski Internasional menjadi dasarnya.
Namun nyatanya, Jetski Indonesia hanya mampu meraih satu medali emas, satu perak dan satu perunggu. Aqsa Sutan Aswar total mendapatkan satu emas di nomor Endurance Runabout dan satu perunggu di nomor Runabout Limited. Sementara Aero Sutan Aswar mendapat medali perak di nomor Runabout Limited.
5. Paralayang
Paralayang Indonesia ditargetkan Kemenpora untuk meraih minimal dua medali emas. Target itu akhirnya tercapai, bahkan dihiasi dengan sedikit "bonus" medali perak dan perunggu.
"Sekarang dapat dua emas, satu perak dan satu perunggu. Ini diluar dugaan," kata Gendon saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/8/2018).
Raihan medali emas di bukukan oleh Jafro Megawanto yang turun di nomor ketepatan mendarat (KTM) individu putra dan tim beregu putra di nomor yang sama, ketepatan mendarat (KTM).
Berita Terkait
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat