1. Rikako Ikee (Jepang)
Sejarah baru diukir atlet renang putri asal Jepang, Rikako Ikee, pada Asian Games 2018. Dia menjadi perenang pertama yang meraih enam medali emas dalam sebuah perhelatan Asian Games.
Total, perenang cantik yang masih berusia 18 tahun ini berhasil menggondol enam medali emas dan dua perak.
Medali emas tersebut didapat dari masing-masing nomor 50m dan 100m freestlye, 50m dan 100m butterfly, 4x100m freestlye relay, serta 4x100m medley relay.
Baca Juga: Asian Games 2018 Sumbang 1.119 Ton Sampah
Sedangkan dua perak yang diraih Rikako Ikee diraih dari nomor 4x200m freestlye relay dan 4x100m mixed medley relay.
Prestasi besarnya itu membuat dia dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) alias atlet terbaik Asian Games 2018.
Rikako Ikee berharap pencapaiannya di Asian Games 2018 bisa menjadi modal yang baik saat turun di Olimpiade 2020 yang akan berlangsung di negaranya sendiri.
"Untuk dua tahun lagi ada Olimpiade 2020, bisa terasa cepat bisa juga lama. Saya akan berusaha dengan baik, itu akan menjadi turnamen yang besar bagi saya," kata Rikako Ikee di Main Press Center, Senayan, Jakarta, Minggu (2/9/2018).
2. Xu Jiayu (Cina)
Xu Jiayu menjadi atlet kedua yang paling banyak meraih medali emas Asian Games 2018. Total, atlet renang putra asal Cina ini membawa pulang lima medali emas.
Medali emas tersebut masing-masing dari nomor 50m backstroke, 100m backstroke, 200m backstroke, Mixed 4x100m medley relay, dan 4x100m medley relay.
Khusus di nomor 200m backstroke, Xu Jiayu berhasil memecahkan rekor nasional Cina dengan catatan waktu 1 menit 53,99 detik.
Baca Juga: Klasemen Akhir Perolehan Medali Asian Games 2018
Sebelumnya, catatan waktu terbaik Xu Jiayu di nomor 200m backstroke, yakni 1 menit 54,03 detik, yang diukirnya pada Kejuaraan Nasional Renang Cina pada tahun 2017.
Selain itu, pada nomor 4x100m medley relay dan mixed 4×100m medley relay, Xu Jiayu mengukir rekor baru di Asian Games.
Torehan lima medali emas Asian Games 2018 ini tak ubahnya jadi kado ulang tahun bagi Xu Jiayu yang genap berusia 23 tahun pada 19 Agustus lalu.
3. Sun Yang (Cina)
Selain Xu Jiayu, Cina juga menempatkan salah satu atlet renangnya yang lain, Sun Yang, sebagai atlet terbanyak ketiga yang meraih medali emas di Asian Games 2018.
Total, Sun Yang menggondol enam medali dari Asian Games ke-18 ini. Rinciannya adalah empat medali emas dan dua perak.
Sun Yang, yang memiliki postur tubuh dua meter, merajai nomor 200m, 400m, 800m, dan 1500m gaya bebas.
Baca Juga: Asian Games 2018 : Rekap Target Cabor Indonesia dan Realitanya
Sedangkan, dua medali perak diraihnya dari nomor estafet 4x100m gaya bebas dan estafet 4x200m gaya bebas.
Khusus di nomor 800m gaya bebas, Sun Yang berhasil memecahkan rekor baru di Asian Games setelah mencatatkan waktu 7 menit 48,36 detik.
Darah olahraga mengalir deras di dalam tubuh perenang kelahiran Hangzhou, Cina, 1 Desember 1991 ini.
Ayahnya, Sun Quanhong, merupakan mantan pemain voli. Sedangkan, sang ibu, Yang Ming, adalah pelatih olahraga.
Berita Terkait
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko