Suara.com - Pelatih ganda putri PBSI, Eng Hian menyiratkan bakal mendepak empat anak asuhnya yakni Della Destiara Haris / Rizki Amelia Pradipta dan Anggia Shitta Awanda / Ni Ketut Mahadewi Istarani jika tak kunjung berprestasi.
Eng Hian menyebut akan melihat perkembangan kedua pasangan di beberapa turnamen hingga akhir tahun. Jika tak ada kemajuan atau gagal meraih juara, pelatih 41 tahun itu menyebut akan memilih para pemain muda untuk menggantikan posisi Della / Rizki dan Anggia / Ni Ketut.
"Saya mau lihat progres mereka di tiga turnamen ini (Jepang, Cina dan Korea), nanti ditambah lagi tiga turnamen sampai akhir tahun dengan pasangan yang berbeda. Kalau masih tidak ada gelar juga ya lebih baik saya naikkan yang junior," kata Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (9/9/2018).
"(Penggantinya) Bisa dipasangkan dengan pemain senior, atau benar-benar junior semua yang akan main di level lebih tinggi," imbuhnya.
Keputusan Eng Hian tak lepas dari misi besarnya yang ingin menemukan ganda putri kedua untuk menemani pasangan Greysia Polii / Apriyani Rahayu saat turun di Olimpiade 2020 Tokyo.
"Pasangan utama ke Olimpiade tetap Greysia/Apriyani, selama ini penampilan mereka cukup baik. Greysia sudah komitmen sama saya untuk bertahan, dia mau cari medali di olimpiade terakhirnya sebelum pensiun," ungkap Eng
Meskipun selama ini Della / Rizki dan Anggia / Ni Ketut telah menunjukan penampilan yang cukup baik dengan menempati rangking 11 dan 16 dunia, Eng mengaku tak puas. Menurutnya rangking dunia tak berarti apa-apa jika selalu gagal meraih gelar juara.
Untuk menemukan solusi "mandulnya" Della / Rizki dan Anggia / Ni Ketut, pelatih yang bergabung ke pelatnas PBSI sejak 2014 silam itu dikabarkan akan merombak komposisi kedua pasangan saat berlaga di Denmark Open 2018.
Della Destiara Haris akan dipasangkan dengan Anggia Shitta Awanda, sementara Rizki Amelia Pradipta akan berpasangan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani.
"Ibaratnya lebih baik bawa satu pasangan tapi punya taji, punya kualitas bisa bersaing untuk dapat medali. Daripada ada dua pasangan tapi hanya jadi partisipan," tukas Eng Hian.
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus