Suara.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) tengah berburu dengan waktu untuk mencari pengganti Fadlin di tim estafet 4x100m putra untuk persiapan Olimpiade 2020 Tokyo.
Seperti diketahui, selepas meraih medali perak di nomor estafet 4x100m putra Asian Games 2018 bersama Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan dan Bayu Kertanegara, Fadlin memutuskan untuk meneruskan karirnya sebagai pelatih di PB PASI.
"Urgensi harus mencari Fadlin. Ada beberapa stok, tapi harus cepat diangkat (senior) untuk bisa masuk tim. Susunan sekarang yang cocok itu memang masih Fadlin, Eko, Bayu, dan Zohri," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PASI, Tigor Tanjung di Pelatnas PB PASI, Permata Hijau, Jakarta, Kamis (13/9/2018) sore.
Tigor menyebut sudah mengantongi beberapa kandidat yang punya potensi untuk menggantikan sprinter asal NTB tersebut. Namun, berbekal persiapa dua tahun menuju Olimpiade, PASI dipastikan harus bekerja lebih keras.
"Sprinter ada yang baru dari daerah, sebetulnya tidak baru juga tapi kalau diperbaiki semoga bisa lebih tajam. Uniknya tim 4x100 juga bagaimana memadukan kemampuan empat atlet," ungkap Tigor.
Sempitnya waktu persiapan dan berubahnya regulasi kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo membuat PASI memilah nomor-nomor mana yang berpotensi lolos ke pesta olahraga terbesar dunia tersebut, salah satunya adalah estafet 4x100m putra.
Fadlin sendiri optimis PB PASI bisa secepatnya mencar pengganti dirinya. Dirinya hanya berharap, selepas kepergiannya tim estafet 4x100m putra Indonesia bisa semakin berjaya di kancah Internasional.
"Sebetulnya banyak dari junior dan remaja yang punya potensi (menggantikan saya). Namun tergantung PB PASI mau memilih siapa. Saya sih inginnya semua teman-teman bisa bergabung ke pelatnas, agar bisa lebih bagus juga," tutur Fadlin.
Olimpiade 2020 Tokyo akan berlangsung pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020. Pesta olahraga terbesar di dunia itu akan dihelat di New National Stadium, Tokyo, Jepang.
Berita Terkait
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
-
Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang
-
NTB dan NTT Diminta Belajar dari PON 2024: Bangun Fasilitas dari Sekarang
-
Dukungan Penuh untuk Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Global
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Aldila Sutjiadi Berhasil Melaju ke Semifinal Turnamen WTA 125 Austin
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Titan Run 2026 Rayakan Satu Dekade Bakal Lebih Meriah
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya