Suara.com - Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku sudah melempar handuk untuk mengejar gelar juara MotoGP 2018 setelah hanya finis kedua di belakang Marc Marquez pada balapan MotoGP Aragon, Spanyol, Minggu (23/9/2018).
Dovizioso kini tertinggal 72 poin dari Marquez yang semakin nyaman bertengger di puncak klasemen pebalap dengan 246 poin, dari enam kali juara dan 11 podium.
Menurut Dovi, sapaan akrab Dovizioso, mustahil untuk mengejar Marquez jika melihat balapan hanya tersisa lima seri. Kata dia, satu-satunya cara adalah jika Marquez tak ikut balapan alias terjatuh.
"Namun jika pun terjadi, akan tetap sulit untuk meraih 72 poin," kata Andrea Dovizioso seperti dilansir dari Crash, Senin (24/9/2018).
Meski sudah lempar handuk dan berpikir realistis mengenai peluang juara, Dovi mengakui dalam balapan semua masih mungkin terjadi. Kini dirinya hanya ingin fokus menjalani lima seri sisa.
"Jika saya berpikir realistis, peluang meraih gelar juara tidak ada. Tapi dalam balapan semuanya masih mungkin terjadi, jadi secara matematis gelar juara masih terbuka," ujar Dovi.
Kini Runner-up MotoGP 2017 itu akan fokus pada seri ke-15 MotoGP 2018 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Thailand, pada 7 Oktober 2018 mendatang.
Berita Terkait
-
Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Ban Meletus, Marc Marquez: Saya Merasa Beruntung
-
Baru Balapan Pertama Sudah Gagal Finis, Marc Marquez Enggan Meratapi Nasib
-
MotoGP Thailand 2026: Masa Depan Aprilia Cerah, Ducati Hilang Arah
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025