Suara.com - Pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil melangkah ke babak semifinal Denmark Open 2018 usai mengandaskan perlawanan wakil tuan rumah, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen, Jum'at (19/10/2018) malam WIB.
Bermain di Odense Sports Park, Odense, Denmark, pasangan yang tahun depan bakal "bercerai" itu sukses memenangi laga sengit dengan skor 26-24, 21-10 dalam durasi 51 menit.
Di gim pertama, service sempurna Liliyana Natsir membuka keunggulan 1-0 atas Mathias/Christinna. Pertandingan lalu berlangsung ketat dengan kedua pasangan saling mencuri poin hingga skor berubah 6-4 untuk keunggulan Owi/Butet.
Ganda campuran Denmark sepertinya memilih strategi untuk terus menerus mengeksploitasi sisi lapangan yang dijaga Liliyana Natsir.
Keputusan itu terbukti tepat hingga Mathias/Christinna mampu membalikan keadaan sekaligus mengunci interval pertama dengan skor 9-11.
Selepas interval, momentum pertandingan berbalik dengan Owi/Butet menjadi pihak yang tertekan setelah pukulan keras Mathias membuat mereka tertinggal 10-12.
Namun, keadaan itu tak berlangsung lama. Pasangan peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, itu mampu membalikan keadaan 15-12 usai mencetak tiga poin beruntun.
Pertandingan kembali berlangsung ketat saat pengembalian shuttlecock tanggung Liliyana disambar smes keras Mathias hingga skor berubah 15-16.
Sempat susul menyusul angka yang diwarnai beberapa reli panjang, 19-20, 23-22, 24-23, Owi/Butet akhirnya mengambil gim pertama dengan skor 26-24.
Baca Juga: Ini Jadwal Wakil Indonesia di Perempatfinal Denmark Open 2018
Memasuki gim kedua, Owi/Butet langsung bermain menekan hingga sempat unggul 4-3. Dropshoot keras Liliyana yang tak mampu dikembalikan Mathias membuat interval babak kedua menjadi milik Owi/Butet; 11-7.
Membawa keunggulan selepas interval, Owi/Butet semakin berada di atas angin. Empat poin beruntun berhasil dibukukan hingga memperlebar keunggulan menjadi 15-7.
Christinna sepertinya menjadi titik lemah dari pasangan Denmark. Di beberapa momen krusial, atlet 32 tahun tersebut kerap kali membuang-buang angka hingga Owi/Butet unggul jauh 18-9. Pukulan pelan yang dilancarkan Liliyana pada akhirnya mengakhiri laga dengan skor 21-10.
Hasil ini membuat Owi/Butet berhasil membalas kekalahan atas Mathias/Christinna yang terjadi di TAHOE Cina Open 2017. Saat itu mereka kalah dalam pertarungan rubber game dengan skor 21-15, 8-21, 16-21.
Kemenangan ini membawa Owi/Butet menjadi wakil Indonesia pertama yang melangkah ke babak semifinal Denmark Open 2018.
Di babak semifinal, ganda campuran ranking tiga dunia itu akan menghadapi wakil Cina unggulan pertama, Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang di babak perempat final, sukses menggilas wakil Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock.
Berita Terkait
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BATC 2026: Tim Putra dan Putri Indonesia Kompak Sabet Dua Medali Perunggu
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya