Suara.com - Tinggal selangkah lagi pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, membawa pulang gelar dari Prancis Open 2018. Ini setelah The Minions—julukan Kevin/Marcus—meraih tiket final Prancis Open 2018.
Tiket tersebut diraih The Minions usai menumbangkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, di babak semifinal, Sabtu (27/10/2018) malam WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, The Minions harus berjuang selama 42 menit sebelum menang dua game langsung dengan skor 21-12 dan 26-24.
Di game pertama, The Minions yang notabene jadi unggulan pertama di Prancis Open 2018, praktis tidak banyak mendapat perlawanan.
Sejak awal pertandingan pasangan ganda putra ranking satu dunia ini terus memimpin sebelum akhirnya menutup game pertama dengan skor mudah 21-12.
Di game kedua, Rankireddy/Shetty memberikan perlawanan yang alot. Mereka sempat unggul cukup jauh 6-2 sebelum The Minions mulai menipiskan ketertinggalan.
Kevin/Marcus berbalik unggul saat interval game pertama dengan skor 11-9 usai mencatatkan empat poin beruntun.
Namun, setelah itu Rankireddy/Shetty lagi-lagi memberikan perlawanan yang ketat. Mereka pun membuat laga berlanjut ke adu setting setelah menyamakan skor menjadi 20-20.
Setelah beberapa kali melakoni adu setting, The Minions akhirnya menyudahi perlawanan pasangan ranking 25 dunia itu dengan skor 26-24.
Baca Juga: Gagal Pertahankan Gelar di Prancis Open, Greysia : Kami Tertekan
Kemenangan ini membuat The Minions memperpanjang catatan belum terkalahkan atas Rankireddy/Shetty dalam lima pertemuan antar kedua pasangan.
The Minions pun menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke final Prancis Open 2018.
Sebelumnya, wakil Indonesia lainnya di babak semifinal, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dihentikan pasangan ganda putri Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dengan skor 10-21 dan 8-21.
Di babak final Prancis Open 2018, Minggu (28/10), The Minions telah ditunggu pasangan Cina, Han Chengkai/Zhou Haodong, yang mengalakan wakil Cina Taipi, Lee Jhe-Huei/Lee Yang, di babak semifinal dengan skor 13-21, 21-18 dan 21-17.
Tag
Berita Terkait
-
Panggung John Herdman! FIFA Series 2026 Dianggap Jalan Timnas Indonesia Naik Level
-
Erick Thohir: Menghadapi Tim dari Eropa, Oseania, dan AS Memberikan Variasi Gaya Timnas Indonesia
-
Mimpi Masa Kecil Terwujud! Nikolaus Joaquin Tak Sabar Debut di Istora
-
Target Masuk Top 5 Ranking BWF, Jafar/Felisha Berharap Melaju Jauh di Indonesia Masters 2026
-
Erick Thohir Akui FIFA Series 2026 Jadi Ujian Awal John Herdman
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
Terkini
-
Mimpi Masa Kecil Terwujud! Nikolaus Joaquin Tak Sabar Debut di Istora
-
Target Masuk Top 5 Ranking BWF, Jafar/Felisha Berharap Melaju Jauh di Indonesia Masters 2026
-
Jadwal Indonesia Masters 2026: 17 Wakil Tuan Rumah Bertanding di Hari Pertama, Ada Anthony Ginting
-
Daftar Pemain Unggulan yang Absen di Indonesia Masters 2026, Tak Hanya Jonatan Christie
-
Jonatan Christie Batal Berlaga di Indonesia Masters 2026
-
Daftar Lengkap Harga Tiket Indonesia Masters 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
ASEAN Para Games 2025: Klasifikasi Kontingen Indonesia Aman, Target Medali Optimistis Tercapai
-
Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025
-
Main di Kandang Sendiri, PBSI Bidik Minimal Satu Gelar Juara di Indonesia Masters 2026