Suara.com - Jack Miller mengaku kecewa gagal promosi ke tim pabrikan Ducati. Miller menyatakan Ducati telah memproyeksikannya menggantikan Jorge Lorenzo pada balapan MotoGP Australia, pekan lalu.
Seperti diketahui, Lorenzo kembali harus absen lantaran belum pulih dari cedera kaki. Cedera itu didapatnya usai terjatuh pada balapan MotoGP Aragon, 23 September lalu.
Miller pun sebelumnya sangat senang punya kesempatan menjalani debut di tim pabrikan Ducati. Terlebih, peluang itu didapatnya pada balapan di kandangnya sendiri.
Namun, rencana tersebut akhirnya gagal total setelah Miller terjatuh dan gagal finis pada seri 16 MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, 21 Oktober lalu.
Insiden tersebut membuat Ducati menimbang ulang mempromosikan rider kelahiran Queensland, Australia, 18 Januari 1995 itu ke tim pabrikan.
Setelah melakukan berbagai pertimbangan, Ducati memutuskan Miller tetap memperkuat tim satelit Ducati, Alma Pramac Racing.
Keputusan itu diambil lantaran pabrikan motor terkemuka asal Italia tersebut ingin mengunci gelar tim independen terbaik.
Sementara, posisi Lorenzo pada balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island digantikan pebalap tim satelit Ducati lainnya, Alvaro Bautista, yang dipromosikan dari tim Angel Nieto.
"Saat berada di Jepang, Jorge mundur dari balapan dan juga absen di Island. Jadi sepertinya saya punya peluang mengendarai motor pabrikan bersama (Andrea) Dovizioso di rumah sendiri—MotoGP Australia," tutur Miller, dikutip dari Motorsport, Selasa (30/10/2018).
Baca Juga: Tantang Crolla, Daud Yordan Siapkan Strategi Ini
"Rencana itu sudah saya sepakati dengan Ducati sebelum balapan di Motegi. Tapi, semuanya berubah setelah saya terjatuh, dan Dovi juga jatuh sehingga kami gagal mencetak poin apapun," ungkap Miller.
"Pihak Ducati lebih tertarik saya tetap berada di tim Pramac pada balapan di Australia, sehingga kami mencoba untuk tetap mempertahankan pimpinan klasemen tim independen," sambungnya.
"Saya tidak terkejut ketika Ducati menggantikan Lorenzo dengan Bautista pada balapan di Island. Saya sedikit kecewa setelah di Motegi rencananya jadi berubah," pungkas Miller.
Berita Terkait
-
3 Pemain Top Dunia yang Pernah Dilatih John Herdman, Kini Tangani Timnas Indonesia
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
-
Menang di Laga Perdana India Open 2026, Putri Kusuma Wardani Merasa Banyak Lakukan Kesalahan
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jadwal Wakil Indonesia di India Open 2026, Mulai Tanding Hari Ini
-
Tunggal Putri India Ungkap Peran Pelatih asal Indonesia dalam Kebangkitannya
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia