- Gloria Emanuelle Widjaja berambisi menjuarai German Open 2026 bersama Terry Hee setelah pada edisi 2019 dan 2025 ia hanya mampu finis sebagai runner-up.
- Pasangan gado-gado Indonesia-Singapura ini melaju ke semifinal usai menumbangkan unggulan kelima asal Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
- Pada babak semifinal, Gloria/Terry sudah ditunggu oleh unggulan kedelapan asal Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch, dan bertekad tampil lebih tenang.
Suara.com - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja, mengusung ambisi besar untuk segera mengangkat trofi juara pada ajang BWF World Tour Super 300 German Open 2026.
Motivasi tinggi ini muncul lantaran sang pemain tercatat sudah dua kali harus puas hanya finis sebagai runner-up dalam sejarah partisipasinya di turnamen bergengsi daratan Eropa tersebut.
Kini bersama pasangan barunya asal Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria selangkah lebih dekat menuju partai puncak usai memastikan diri lolos ke babak semifinal.
Tiket menuju babak empat besar berhasil digenggam oleh duet beda negara ini setelah mereka tampil impresif menumbangkan wakil unggulan kelima asal Malaysia.
Berlaga di Westenergie Sporthalle pada Sabtu dini hari WIB, Gloria/Terry sukses mengandaskan perlawanan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie lewat kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-13.
Sebelum merajut asa bersama Terry pada tahun ini, Gloria tercatat pernah menembus partai final German Open pada edisi 2019 saat masih berpasangan dengan Hafiz Faizal.
Pengalaman serupa juga dirasakannya pada ajang German Open 2025 lalu ketika dirinya yang berduet dengan Rehan Naufal Kusharjanto kembali gagal membawa pulang gelar juara.
“Kami ingin melangkah step by step. Tapi karena minggu ini sudah sampai di tahap ini, pasti ada keinginan untuk bisa ke final. Kalau bisa tentu ingin menjadi juara,” kata Gloria dalam keterangan resmi PP PBSI.
Kemenangan krusial atas ganda campuran Malaysia tersebut menjadi momentum penting bagi Gloria untuk menuntaskan rasa penasarannya terhadap gelar turnamen level Super 300 ini.
Baca Juga: Hasil China Open 2025: Rehan/Gloria Belum Siap ke Top 5 Dunia
“Apalagi saya sudah dua kali menjadi runner-up di German Open. Semoga tahun ini bersama Terry bisa mendapat hasil terbaik. Tapi kami tetap fokus satu pertandingan demi satu pertandingan,” ujarnya.
Menyikapi keberhasilan di babak perempat final, Gloria mengungkapkan bahwa faktor ketenangan serta kemampuan mengontrol tempo permainan menjadi kunci utama mereka meraih kemenangan.
Ia menilai bahwa sang partner, Terry, mampu tampil jauh lebih terkendali dan rapi jika dibandingkan dengan penampilan mereka pada pertandingan-pertandingan sebelumnya.
“Kuncinya mungkin ketenangan. Hari ini kami benar-benar bisa lebih calm di lapangan. Kami juga tidak tergesa-gesa dan bisa mengontrol tempo dengan lebih baik,” kata dia.
Senada dengan Gloria, pemain asal Singapura tersebut juga menegaskan bahwa penguasaan pada aspek non-teknis sangat memengaruhi kualitas permainan mereka di atas lapangan.
“Kalau bisa enjoy di lapangan dan mengontrol emosi, saya bisa lebih tenang di court. Itu faktor yang paling penting,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat