Suara.com - Emilio Alzamora, manajer sekaligus mentor Marc Marquez, mengaku bangga dengan pencapaian anak didiknya yang sukses meraih gelar juara dunia MotoGP musim 2018.
Terkait peluang musim depan, Emilio Alzamora mengaku semua kemungkinan masih bisa terjadi. Namun menurutnya, jika Marc Marquez bisa tampil konsisten, bukan tak mungkin gelar juara dunia ke-8 berhasil diraih dalam genggaman.
"Marc juga baru berusia 25 tahun dan sudah mengoleksi tujuh gelar juara. Ke depan, yang terpenting adalah tampil sama seperti saat ini. Semua sangat mungkin terjadi," kata Emilio Alzamora saat ditemui di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Emilio Alzamora, pencapaian Marc Marquez tahun ini amat gemilang. Di samping kerja keras para kru di paddock tim Repsol Honda juga banyak menentukan hasil.
"Musim ini sangat luar biasa, kami bisa menjadi juara. Akan tetapi tentu juga karena kerja keras dari Marc sendiri. Dia dan tim dan bekerja dengan baik," ujar mantan pebalap Grand Prix 125 cc itu.
Namun, menurut Emilio Alzamora, raihan gelar juara dunia ketujuh tak boleh membuat Marc Marquez lupa daratan. Sebagai pebalap muda, Marc dinilai harus bisa menunjukkan kerendahan hati.
"Belajar dari kompetitor sangat penting. Semua pebalap sangat cepat, dan Marc harus menghormati rider lain juga," ujar Emilio.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu The Baby Alien (julukan Marc Marquez) menyambangi Jakarta. Selain untuk mempromosikan koleksi terbaru sebuah brand pakaian, rider 25 tahun ini juga membuka sesi bincang-bincang dengan para penggemar.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Penerimaan Pajak 2019 Rp 786,4 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026