Suara.com - Manajer pribadi sekaligus mentor Marc Marquez, Emilio Alzamora punya pandangan tersendiri terkait kedatangan Jorge Lorenzo ke Tim Repsol Honda musim depan. Ya, Marquez dan Lorenzo akan menjadi rekan setim per MotoGP 2019.
Menurut Emilio, kedatangan Lorenzo bukanlah suatu hal yang buruk bagi Marquez, yang beberapa tahun terakhir seperti menjadi raja di Repsol Honda dan tentunya di seantero paddock MotoGP.
"Masuknya Jorge saya rasa membawa dampak positif ketimbang dampak buruk," ujar Emilio Alzamora saat ditemui di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, belum lama ini.
Emilio menyebut, kehadiran Lorenzo yang saat ini masih memperkuat Tim Ducati Corse, punya dampak ganda, baik bagi Marquez sebagai pebalap maupun Repsol Honda sebagi tim.
Kedatangan Lorenzo disebutnya bisa menambah persaingan internal di dalam tim, yang kompetitif namun tetap sehat. Selain itu, Repsol Honda juga akan mendapat keuntungan besar karena memiliki dua pebalap handal untuk musim depan.
"Honda pasti menginginkan pebalap yang hebat dalam paddock-nya. Dan untuk menjadi pebalap yang kuat, Anda butuh tim yang kuat juga," tutur mantan pebalap Grand Prix 125cc tersebut.
Marquez sendiri sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP musim ini, saat meraih podium tertinggi di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, beberapa waktu lalu.
Marquez pun akan kembali mengaspal di seri lanjutan MotoGP 2018, yakni MotoGP Malaysia yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu (4/11/2018).
Namun, calon rekannya musim depan, Lorenzo, disebut-sebut belum memiliki kepastian untuk turun di Sepang. Cedera yang dialaminya saat terjatuh di sesi latihan bebas MotoGP Thailand dikabarkan belum 100 persen pulih.
Baca Juga: Angel Di Maria Resmi Perpanjang Kontrak Bersama PSG
Ducati sendiri telah menyiapkan pengganti Lorenzo, yakni test rider Michele Pirro jika rider Spanyol itu benar-benar tak mampu turun mengaspal di MotoGP Malaysia nanti.
Berita Terkait
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Akhir Sebuah Era: Quartararo Dikabarkan Pilih Honda, Yamaha Ditinggalkan karena Lambat?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
-
Fabio Quartararo ke Honda? Peluang yang Kian Masuk Akal di MotoGP 2027
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia