Suara.com - Kompetisi bola basket wanita terbesar di Indonesia, Srikandi Cup 2018/2019 akan segera bergulir pada 26 November 2018. Absennya sang juara bertahan, Surabaya Fever membuat peta persaingan gelar juara dinilai akan semakin menarik.
Salah satu klub yang memiliki peluang besar merengkuh trofi Srikandi Cup 2018/2019 adalah Merpati Bali. Berstatus sebagai runner-up musim 2017/2018 membuat tim asuhan Bambang Asdianto Pribadi ini digadang-gadang mendominasi kompetisi.
Namun, Bambang Asdianto menolak anggapan itu. Datangnya klub pengganti yakni Scorpio Jakarta dinilai akan mengubah peta persaingan. Semua tim dinilainya masih punya kesempatan menjadi kampiun.
"Saat Suarabaya Fever absen sejenak di Srikandi Cup, banyak yang bilang juaranya pasti Merpati Bali. Tapi saya rasa semua tim juga ingin juara tanpa adanya Surabaya Fever," ujar Bambang Asdianto dalam acara launching tim Merpati Bali di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (11/11/2018).
Selain Surabaya Fever, satu tim lainnya yakni Merah Putih juga harus vakum dari Srikandi Cup musim ini yang menjadikan formasi tim di musim 2018/2019 akan berjumlah tujuh.
Ketiadaan sponsor membuat Merah Putih memutuskan rehat sejenak dari kompetisi basket wanita terbesar Tanah Air.
Meski begitu, Kapten Tim Merpati Bali, Helena Maria Elizabeth Tumbaleka enggan mengendurkan kewaspadaan. Menurutnya, hilangnya tim yang bisa dibilang paling kuat di Srikandi Cup tak akan mengubah mentalitas dan fokus permainan tingkat tinggi yang selalu mereka terapkan disetiap kompetisi.
"Ada atau tidak ada Surabaya Fever, kita akan terus maintenance standar yang kita punya. Walaupun banyak orang yang anggap yaudah Merpati Bali pasti juara, kita tak boleh merasa di atas, kita selaku pemain dan didukung coaching staff harus tetap meningkatkan kualitas dan menantang diri kita masing-masing," tukasnya.
Seri pertama Srikandi Cup 2018/2019 akan berlangsung di GOR Merpati, Denpasar, Bali pada 26 November hingga 1 Desember 2018. Setelah itu seri kedua akan bergulir di GOR Cempaka Putih atau Rawamangun pada 11-16 Februari 2019.
Seri ketiga akan berlangsung di Semarang pada 1-6 April 2018 di GOR Sahabat Semarang, serta babak Playoff dan Grand Final akan digelar di kota Pontianak pada akhir April 2019.
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Megawati Hangestri Gabung Tim Rival, Kapten Red Sparks Beri Respons Sedih
-
Daftar 17 Wakil Indonesia di Thailand Open 2026, Leo/Daniel Comeback
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League
-
Profil Hyundai Hillstate: Pelabuhan Baru Megawati Hangestri di Liga Korea Selatan
-
Megawati Hangestri Targetkan Bawa Hyundai Hillstate Juara Liga Voli Korea 2026/2027
-
Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali Berkarier di Liga Voli Korea Selatan
-
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar, Fokus Regenerasi Atlet Renang Nasional
-
10 Tim Berburu Tiket Kejuaraan Asia Pasifik di HSBC 2026
-
IHR Piala Raja Mangkunegaran 2026 Sukses Digelar, Padukan Pacuan Kuda, Budaya, dan Hiburan Modern