Suara.com - Rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso memberikan label kepada rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, sebagai orang aneh. Hal ini dikatakan Dovizioso setelah sebelumnya terlibat "perang" dengan Lorenzo di media sosial.
Tim Ducati sendiri tak perlu khawatir dengan perseteruan antar keduanya. Sebab, musim depan, Jorge Lorenzo dipastikan hengkang untuk bergabung bersama juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez, di paddock Repsol Honda.
Dua tahun bekerjasama dengan Lorenzo, Dovizioso punya pandangan tersendiri terhadap pebalap Spanyol berusia 31 tahun itu. Relasi mereka di tahun pertama disebut Dovi baik-baik saja, namun tahun ini tensi dirinya dan Lorenzo dinilai amat rumit.
"Tahun pertama berjalan seperti yang saya harapkan: Jorge mendorong posisi saya di Ducati, dan hal itu sangat positif," kata Andrea Dovizioso seperti dilansir dari Autosport, Rabu (14/11/2018).
"Setiap orang punya karakteristik sendiri, dan Jorge Lorenzo pun begitu," imbuhnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, saat Jorge dirasa mulai menemukan sentuhan mengendarai Desmosedici GP18, Dovizioso mengakui tensi dalam paddock Ducati pun memanas.
Meski mengakui hal itu wajar, namun persaingan dua rider dalam satu tim yang sama dirasa membuat hubungan dirinya dan Lorenzo maupun para kru menjadi ruwet.
Lorenzo sendiri tercatat telah memenangi tiga balapan di MotoGP musim 2018, yakni di GP Italia, GP Spanyol, dan GP Austria. Setelah itu dirinya kembali mengalami kesulitan, paling kentara adalah dibekap cedera pergelangan tangan.
"Tahun ini tidaklah mudah saat Jorge mulai menjadi cepat naik darah, suasana dalam garasi memanas. Itu hal normal ketika sebuah tim memiliki dua rider yang bertarung memperebutkan kemenangan," ujar Dovizioso.
Baca Juga: Isu Pacari Syahrini, Instagram Reino Barack Diserang Warganet
"Jika itu terjadi, situasi dalam paddock menjadi rumit. Banyak kru yang bekerja bagi kami berdua, dan ada yang bersinggungan mengerjakan kebutuhan kami. Hal ini akan mempengaruhi kinerja tim," tukasnya.
Baik Dovizioso maupun Lorenzo masih memiliki satu seri lagi sebelum benar-benar berpisah sebagai rekan satu tim. Keduanya akan mengaspal di GP Spanyol, yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada Minggu (18/11/2018).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat