3. Nomor 93 - Marc Marquez
Marc Marquez kini menjadi salah satu pebalap paling impresif di eranya. Baru berusia 25 tahun, pebalap berjuluk The Baby Alien itu sudah mengumpulkan tujuh gelar juara dunia.
Namun, siapa sangka nomor 93 yang dikenakannya sejak menjalani debut pada 2008 silam, tak banyak mengandung arti yang dalam. Arti nomor 93 yang digunakan Marc Marquez sangat sederhana, yakni merepresentasikan tahun kelahirannya yang jatuh pada 1993 silam.
4. Nomor 69 - Nicky Hayden
Nicky Hayden merupakan pebalap kelahiran Amerika Serikat yang sukes meraih gelar MotoGP pada 2006 silam. Alasan Nikcy Hayden menggunakan nomor terbilang sederhana, yakni mengikuti nomor yang digunakan ayahnya, Earl Hayden saat membalap dahulu.
Nicky Hayden terus menggunakan nomor 69 hingga kariernya berakhir cukup tragis saat mengalami kecelakaan pada 2017 di Rimini, Italia. Nyawa pebalap berjuluk The Kentucky Kid itu tak tertolong hingga dinyatakan meninggal pada 22 May 2017.
5. Nomor 46 - Valentino Rossi
Legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi telah menggunakan nomor 46 sepanjang kariernya di dunia balap motor. Sejak membuat debut di kelas 125cc pada 1996, nomor 46 terus tersemat di moncong motor pebalap berjuluk The Doctor, serta mengiringinya meraih banyak kesuksesan.
Alasan pebalap Italia itu memilih 46 sebagai nomor motornya, mirip-mirip dengan apa yang dilakukan Nicky Hayden. Rossi menggunakan nomor 46 karena terinspirasi dari sang Ayah, Graziano Rossi yang membalap di era 1997-1982.
Bukan saja memberikan banyak kesuksesan bagi Valentino Rossi, nomor 46 kini menjadi sangat ikonik dan merepresentasikan pebalap 39 tahun tersebut. Dan bukan tak mungkin, saat dirinya pensiun, nomor 46 akan "dikeramatkan" atau dipensiunkan seperti halnya nomor 34 (Kevin Schwantz), 39 (Luis Salom di Moto2), 58 (Marco Simoncelli), dan 65 (Loris Capirossi).
"Saya pasti akan terus menyimpan nomor 46 karena ini nomor saya dan semua orang tahu itu. Terkadang saya juga sedih karena 1 juga merupakan nomor yang bagus, tapi membalap dengan nomor 46 selalu menjadi hal yang saya inginkan," ujar Valentino Rossi.
Berita Terkait
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Hijrah ke Mesin V4, Pembalap Yamaha Justru Kecewa dengan Performa Motornya
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis