Suara.com - Legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata memberikan pesan kepada Richard Mainaky terkait kriteria pemain putri yang pantas menggantikan sosok Liliyana Natsir.
Menurut peraih medali emas Olimpade 1972 Munich itu, pengganti Liliyana Natsir harus memiliki keberanian ekstra.
Seperti diketahui, sektor ganda campuran Indonesia tengah mengalami masa pelik, menyusul akan pensiunnya Liliyana Natsir pada awal tahun depan.
Duet emas Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang hampir satu dekade memberikan gelar juara, otomatis harus 'bercerai'.
Tontowi Ahmad yang memutuskan untuk melanjutkan karier bulutangkisnya, kini tengah mencari pasangan yang pas untuk menemaninya melanjutkan legasi kesuksesan.
Namun, hingga saat ini, Richard Mainaky selaku pelatih ganda campuran PBSI, belum menemukan partner yang cocok untuk Tontowi.
Padahal, kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo sudah di depan mata.
"Saya bilang nomor satu adalah cari penganti Butet yang ekstra berani, itu dulu. Kalau soal teknik bisa dipoles, yang penting berani dulu," ujar Koh Chris—sapaan akrab Christian Hadinata—saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (26/11/2018).
Menurutnya, siapapun pemain yang akan menggantikan posisi Liliyana Natsir bersama Tontowi Ahmad, akan mendapat tekanan hebat.
Baca Juga: Tak Sangka, Ini Pebalap Terbanyak Jatuh di MotoGP 2018
Sebab, pamor Tontowi sudah kadung tinggi sebagai pemain, dan kegagalan bersama partner baru akan meruntuhkan ekspektasi publik.
"Jadi berat sekali partner yang nantinya mendampingi Owi—sapaan akrab Tontowi. Siapapun nanti, kita pikir harus dicari pemain yang punya keberanian ekstra. Karena ini bukan hanya soal berani menghadapi lawan, tapi juga berani mendampingi Owi, berani memikul tekanan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Keadilan yang Harus Dipaksa: Catatan di Balik Gugatan UU Pensiun 1980
-
Menanti Nyali DPR: Mampukah Wakil Rakyat Memangkas 'Dompet' Sendiri?
-
UU Pensiun Pejabat 1980: Aturan 'Jadul' yang Membebani APBN Masa Kini
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis