Suara.com - Klub basket Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga big match menghadapi Pelita Jaya Basketball di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).
Pada laga lanjutan Seri II Indonesia Basketball League (IBL) 2018/2019 tersebut, Satria Muda menang dengan margin skor cukup jauh 70-53.
Pada pertandingan ini, Satria Muda bermain sangat agresif. Mereka mampu mendominasi pertandingan di dalam maupun di luar paint area.
Tercatat mereka mampu memperoleh 36 poin dari tembakan dua angka, dan 21 poin dari tembakan tiga angka. Dari sisi pertahanan pun, Jamarr Andre Johnson dkk sangat luar biasa, dengan catatan 51 rebound.
Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh menyebut offensive rebound menjadi kunci kemenangan timnya atas Pelita Jaya kali ini. Juara bertahan IBL 2017/2018 ini mencatatkan 15 offensive rebound berbanding 8 milik tim asuhan Fictor Gideon Roring.
"Saya rasa anak-anak lebih unggul di offensive rebound. Biasanya kita kalah disitu, tapi kali ini menang," ujar Youbel Sondakh di Britama Arena, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).
"Kita sekarang lebih agresif, anak-anak tak kalah dalam hal itu," imbuhnya.
Legiun asing Satria Muda, Jamarr Andre Johnson menjadi bintang dalam pertandingan kali ini. Dirinya mencatatkan double-double, dengan rincian 15 poin dan 15 rebound.
Kehadiran Jamarr disisi Satria Muda benar-benar menjadi ancaman sekaligus tembok tebal bagi Pelita Jaya. Lima kali block shoot yang dicatatkannya berhasil memperlambat kucuran poin Andakara Prastawa dan kolega.
Baca Juga: Seperti Ini Perasaan Andritany Jelang Hadapi Mitra Kukar
Pelita Jaya sendiri memang bermain buruk kali ini. Mereka gagal keluar dari tekanan Satria Muda baik di dalam maupun luar paint area.
Tercatat, runner-up IBL musim lalu itu hanya mampu mencatatkan delapan offensive rebound. Bahkan dari sisi serangan, mereka gagal membuat satu poin pun lewat serangan balik cepat atau fast break.
"Kalau kita ingin menang, kita harus sadar untuk melakukan rebound. Saya harus jaga (Wayne) Bradford --pemain Pelita Jaya--, jadi saya harus siap bantu tim saya. Last game harus lebih fokus lagi," ujar Jamarr Andre Johnson.
Berita Terkait
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Jadwal Pekan ke-7 IBL 2026: Satria Muda Sambangi Dewa United, Pelita Jaya Jamu Hornbills
-
Dominasi Ngeri Pelita Jaya hingga Pekan ke-6 IBL 2026: Unbeaten, Kuasai Klasemen
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026