- Pelita Jaya mempersiapkan laga perempat final IBL 2026 melawan RANS Simba Bogor dengan memperkuat kekompakan skuad di Jakarta.
- Meskipun unggul pada fase reguler, pelatih David Singleton tetap mewaspadai potensi kejutan dari RANS Simba pada babak playoff.
- Babak perempat final IBL 2026 menggunakan format best-of-three yang akan dimulai pada Minggu, 24 Mei 2026 mendatang.
Suara.com - Atmosfer panas babak perempat final Indonesian Basketball League (IBL) 2026 siap tersaji akhir pekan ini.
Pelita Jaya yang berstatus sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini dipastikan tidak akan memandang remeh kekuatan RANS Simba Bogor.
Pelatih Pelita Jaya, David Singleton, justru memanfaatkan masa jeda kompetisi untuk menyatukan para pemain baru demi meracik skuad yang lebih solid jelang fase gugur.
Membangun Chemistry Tim
Menjelang laga krusial tersebut, David Singleton memastikan seluruh anak asuhnya tengah diliputi motivasi dan semangat juang tinggi.
Waktu jeda kompetisi dimaksimalkan staf kepelatihan untuk meningkatkan porsi latihan fisik maupun taktik secara intensif di Jakarta.
"Saya pikir semuanya berjalan dengan sangat baik," ujar pelatih yang akrab disapa Coach Dave kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
"Kami mendapat kesempatan untuk sedikit mempererat ikatan tim, membangun kekompakan tim," lanjutnya.
Masa adaptasi ini dinilai sangat penting mengingat Pelita Jaya baru mendatangkan sejumlah amunisi tambahan guna memperdalam rotasi pemain menjelang playoff.
Baca Juga: Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
Rekor Sapu Bersih Bukan Jaminan
Di atas kertas, Pelita Jaya memang memiliki catatan impresif saat menghadapi klub milik Raffi Ahmad tersebut.
Tim bertabur bintang itu sukses menyapu bersih dua pertemuan melawan RANS Simba pada fase reguler IBL 2026.
Pada pertemuan pertama, Pelita Jaya mencuri kemenangan tipis 73-72 saat bermain tandang.
Dominasi mereka berlanjut pada laga kedua setelah menang telak 87-58 saat tampil di kandang sendiri.
Meski memiliki statistik meyakinkan, Coach Dave menegaskan hasil musim reguler tidak bisa dijadikan patokan di fase playoff.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026
-
Jonatan Christie Berhasil Melaju ke Perempat Final Malaysia Masters 2026
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Turnamen Golf Paramount Gading Serpong jadi Sorotan, Hadiah Rumah hingga Mobil
-
Leo Rolly/Daniel Diproyeksikan untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026
-
Thalita Ramadhan Akui Fisik Jadi Sebab Kekalahan atas Wakil India di Malaysia Masters 2026
-
Kejutan! Leo/Daniel Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026