Suara.com - Legenda MotoGP, Mick Doohan angkat bicara terkait anjloknya performa Yamaha, khususnya pada musim ini.
Dia mengaku heran dengan menurunnya prestasi pabrikan berlambang garpu tala tersebut.
Padahal, kata Doohan, sejak tahun 1980-an bersama Honda, Yamaha selalu mendominasi kejuaraan MotoGP.
Kalaupun ada sedikit penurunan performa, disebut Doohan, Yamaha mampu bangkit dengan cepat.
"Satu kata, mengecewakan! Yamaha selalu sangat kuat. Mereka biasa naik turun sedikit performanya," ujar Doohan, dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (19/12/2018).
"Tapi setelah Maverick (Vinales) tampil menggeberak di awal musim (2017), Yamaha seakan makin terperosok. Apakah itu karena motornya? Bagaimana mereka bisa buruk seperti itu? Siapa yang tahu," Doohan menambahkan.
"Namun sepertinya dalam beberapa terakhir mereka memiliki motor yang sedikit lebih baik," tukas Doohan.
Performa tim pabrikan Yamaha di kejuaraan MotoGP tahun ini bisa dibilang jauh dari ekspektasi. Mereka kalah bersaing dengan dua rivalnya, Honda dan Ducati.
Beruntung, Maverick Vinales mampu sedikit menyelamatkan muka Yamaha setelah menghentikan 'puasa' kemenangan selama 25 balapan berturut-turut, setelah menjuarai balapan MotoGP Australia, 28 Oktober lalu.
Baca Juga: 5 Pejabat Kena OTT KPK, Kemenpora Siap Beri Bantuan Hukum
Berita Terkait
-
Lupakan Skutik 150cc Biasa, Motor Mewah Honda Ini Punya Traksi Sempurna dan Tenaga Mantap
-
Daftar Harga Motor Matik Honda, Yamaha, dan Suzuki Banderol Rp 18 Jutaan
-
Duel Panas di Moto3 Catalunya: Kiandra Ramadhipa Sukses Curi Panggung dan Tembus 5 Besar
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026