Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tak lagi masuk dalam skuat Pelatnas PBSI. Keduanya tidak masuk dalam daftar 98 atlet Pelatnas PBSI tahun 2019.
Meski begitu, pasangan juara dunia 2013 dan 2015 ini tetap dipersilakan berlatih bersama tim ganda putra Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.
"Betul, kami masih akan berlatih di Cipayung. Tapi, kami akan atur juga bersama klub, karena klub juga meminta kami berlatih di sana," kata Hendra, dilansir Antara, Sabtu (5/1/2019).
Pada pekan pertama Januari 2019, Hendra mengaku telah mengikuti pertandingan liga bulutangkis di India, sebagai ajang pembuka perjalanan karier mereka sebagai pemain profesional.
Kendati jadi pasangan non-pelatnas, Hendra/Ahsan bukan tanpa misi. Mereka bertekad untuk lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.
Untuk mewujudkan misi tersebut, Hendra/Ahsan mengaku setidaknya butuh tampil di 15 turnamen sepanjang 2019.
"Kurang lebih kami butuh 15 turnamen. Tapi, kami belum perkirakan turnamen mana saja yang akan kami ikuti. Kami akan ikut turnamen secara mandiri sambil cari sponsor," tutur Hendra yang merupakan atlet klub Jaya Raya Jakarta.
Berita Terkait
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025