Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti mengatakan pihaknya telah mengantongi nama pelatih yang akan mengisi kursi sektor tunggal putri Pelatnas.
Hanya saja, kata Susy, pelatih yang akan membimbing Fitriani dan kawan-kawan baru akan diumumkan usai perhelatan All England 2019, pertengahan Maret mendatang.
"Sudah, pokoknya sebetulnya tim ini sudah terbentuk, hanya tinggal pengumuman atau pemberitaannya saja," ujar Susy saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.
"Karena kita menjaga kode-kode etik lah. Karena saat ini masih belum boleh dikeluarkan," imbuhnya.
Seperti diketahui, PBSI sebelumnya telah mengumumkan nama-nama atlet dan pelatih yang menghuni Pelatnas PBSI 2019 pada, Jum'at (4/1/2019) lalu.
Namun, kursi kepelatihan sektor tunggal putri masih dibiarkan lowong. Kosongnya kursi pelatih tunggal putri sejatinya sudah terjadi cukup lama.
Sejak 2017, Minarti Timur yang menjabat sebagai asisten, juga menyambi sebagai pelatih.
Susy menjelaskan bahwa PBSI tak ingin main-main dalam menentukan seorang pelatih. Terdapat berbagai kriteria yang harus dipenuhi seseorang untuk menahkodai salah satu sektor.
Khusus sektor tunggal putri, Susy menyebut sang pelatih harus memiliki karakter yang kuat. Itu penting karena skuat tunggal putri Pelatnas PBSI saat ini diisi para pemain muda.
Baca Juga: Pacquiao Buka Rahasia Tetap Energik Bertinju di Usia Kepala Empat
"Jadi kita melihat bukan hanya prestasinya saja, tapi kebutuhan dari kita juga, dari karakter juga. Kita lihat dan ingin pelatih yang punya karakter kuat agar bisa mengubah pola pikir putri-putri kita," paparnya.
Berita Terkait
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko