Suara.com - Pebalap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri lolos ke kejuaraan dunia track di Hong Kong, 25-27 Januari 2019. Lolosnya dara berusia 20 tahun itu bukan karena wild card.
Namun, berdasarkan poin yang didapat sebelumnya. Termasuk dari ajang Asian Track Championship (ATC) 2019 yang digelar di Jakarta, 9-13 Januari lalu.
"Dia (Crismonita) lolos ke kejuaraan dunia karena poin. Surat pemberitahuan dari UCI (Federasi Balap Sepeda Dunia) juga sudah kami terima," kata Manajer Timnas Balap Sepeda Indonesia, Budi Saputra, dilansir dari Antara, Jumat (18/1/2019).
Menurut Budi, poin yang dikumpulkan Crismonita didapat tidak hanya dari ATC di Jakarta Internasional Velodrome saja.
Namun dari beberapa kejuaraan internasional yang diikuti seperti di India, Thailand, dan Malaysia.
Berdasarkan catatan yang ada, kata Budi, Crismonita mengumpulkan 562 poin untuk nomor sprint dan 330 poin untuk nomor keirin.
Dengan demikian, pebalap cantik ini bakal bersaing dengan pebalap-pebalap kelas dunia.
"Crismonita nanti turun di tiga kelas sekaligus. Keirin, sprint dan team sprint," jelas Budi.
Budi menjelaskan Crismonita terbang ke Hong Kong tidak sendirian.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Rilis Motor Tim Pabrikan MotoGP 2019, Yamaha di Jakarta
Pihak PB ISSI, selaku induk olahraga balap sepeda di Tanah Air, juga memberangkatkan tandemnya saat turun di nomor team sprint ATC 2019, yaitu Wiji Lestari.
"Rencananya mereka (Crismonita dan Wiji) akan berangkat ke Hong Kong, Minggu (20/1) malam," tukas Budi.
Berita Terkait
-
Awal Musim Sempurna, Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup India
-
Profil Nurfendi, Atlet Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
-
Persembahkan 3 Medali SEA Games, Ayustina Delia Priatna Kini Bidik Asian Games 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia