Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyebut kehadiran Jorge Lorenzo di paddock tim Honda akan membuat level persaingan memperebutkan gelar MotoGP 2019 semakin sulit.
"Tahun ini level MotoGP akan lebih sulit, kita memiliki Lorenzo di Honda, dan Petrucci di Ducati. Ini akan sulit untuk mendapatkan podium (kemenangan)," ujar Maverick Vinales di sela-sela peluncuran tim balap Yamaha MotoGP di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (4/2/2019).
Meski kini Jorge Lorenzo maupun rekan satu timnya, Marc Marquez tidak berada dalam kondisi terbaiknya akibat bekapan cedera, Maverick Vinales tak menganggap hal itu bakal mengurangi intensitas persaingan, khususnya di awal musim.
Sebagaimana diketahui, Jorge Lorenzo mengalami cedera keretakan tulang scaphoid tangan kirinya usai berlatih di Italia. Sementara Marc Marquez sedang menjalani pemulihan usai operasi dislokasi bahu.
"Musim baru akan dimulai tiga bulan lagi, jadi saya rasa semua orang (Marquez dan Lorenzo) masih bisa melakukan penyembuhan cedera," papar Maverick Vinales.
"Tahun lalu mereka menunjukkan potensi yang sangat besar, khususnya Jorge Lorenzo. Jadi kita lihat nanti, apakah motor bisa bekerja dengan baik," ungkap rider yang menunggang Yamaha MX-King usai menyingkap selubung motor balap tim Monster Energy Yamaha di Jakarta.
Dan Maverick Vinales menambahkan,"Tentu kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan, minimal bisa mengikuti level mereka."
Baca Juga: Lika-liku Imlek di Indonesia: Dilarang Orde Baru, Bebas Saat Reformasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026