Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, membenarkan jika ada perubahan besar yang dialami Fitriani selepas meraih gelar juara di Thailand Masters 2019 awal tahun lalu.
Susy menyebut, Fitriani kini terlihat lebih percaya diri baik saat latihan maupun mengikuti turnamen sesungguhnya. Saat berada di atas lapangan, pebulutangkis kelahiran Garut, Jawa Barat itu dinilai mampu tampil lebih garang.
"Saya melihat ada perubahan yang lumayan dari Fitriani, dalam arti perubahan yang positif ya. Contohnya, dia di lapangan lebih berani. Bukan cuma garang, tapi lebih fight," ujar Susy Susanti saat dihubungi wartawan, Kamis (7/2/2019).
Menurut Susy, Fitriani sejatinya merupakan atlet yang rajin dan berkomitmen saat berlatih. Tapi, setelah meraih gelar juara di Thailand Masters 2019, barulah pebulutangkis 20 tahun itu benar-benar bisa memberi pembuktian kepada pencibir.
Hal itu dirasa Susy menjadi sumber utama bangkitnya kepercayaan diri Fitirani. Kini, dalam perjuangannya meraih hasil bagus tiap kali mengikuti turnamen, Fitri dinilai Susy mampu tampil lebih stabil dalam menerapkan pola permaiannnya.
"Fitri juga mulai yakin dengan pola mainnya. Dia tahu cara main yang harus dia lakukan, pola dia. Karena 'kan mengenal diri sendiri yang paling utama untuk menuju kemenangan," tukas Susy.
Berita Terkait
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games