Suara.com - Musim baru, lembaran baru. Itulah yang ada dalam benak pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyambut hadirnya musim baru kejuaraan MotoGP 2019.
Salah satu lembaran baru yang dituliskan Vinales adalah dengan mengubah nomor motornya dari 25 menjadi 12.
Menurut Vinales, angka 12 memiliki arti yang sangat penting dalam hidupnya.
"Nomor 12 adalah tanggal lahir saya," ungkap Vinales yang lahir dri Figueres, Spanyol, 12 Januari 1995.
Rekan setim Valentino Rossi ini berharap nomor baru tersebut membawa peruntungan lebih baik untuknya di MotoGP.
Empat tahun sudah Maverick Vinales tampil di kelas para raja. Namun, dia belum sekalipun mampu meraih titel juara dunia MotoGP.
Vinales mengungkapkan, awal keputusannya memilih nomor 25 lantaran angka itu merupakan poin penuh bagi pebalap bila memenangkan sebuah balapan.
Namun, memasuki musim baru MotoGP 2019, angka 25 tersebut resmi dipensiunkan Vinales, yang telah digunakannya sejak debut di kelas Moto3 pada 2011 silam.
Selain mengubah nomor motor, Maverick Vinales juga menggunakan livery yang kental dengan warna putih dari semula kental dengan warna merah.
Baca Juga: Lika-liku Richard Mainaky, dari Debt Collector Jadi Pencetak Juara
Terkait perubahan warna ini, Vinales mengaku lebih percaya diri dengan warna putih.
"Sebab warna putih-putih itu terlihat bagus di motor," ungkap Vinales menjawab pertanyaan dalam sebuah acara Yamaha Motorsport Media Conference di sirkuit Sepang, Malaysia beberapa waktu lalu.
"Kami memutuskan ingin membuat motor telihat lebih menarik dengan warna itu," tukas Maverick Vinales terkait perubahan nomor dan livery di MotoGP 2019.
Berita Terkait
-
Harga Motor Yamaha Terbaru Februari 2026 Semua Tipe Matic hingga Sport, Termurah Rp17 Jutaan
-
Gaya Beda Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Berkonsep Sporty Racing Ala Jepang
-
Terpopuler: Mobil Toyota Paling Jarang Rewel hingga Motor Bebek Yamaha Terbaik
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
4 Pilihan Motor Bekas Fungsional dengan Colokan HP, Solusi Gadget Sering Low-Batt Pas Buat Ojol
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya